Ribuan Pasangan Ajukan Cerai Saat Hari Valentine

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 15 Februari 2019 13:02
Ribuan Pasangan Ajukan Cerai Saat Hari Valentine
Para pengacara dan layanan hukum mengalami kenaikan bisnis.

Dream - Bagi sebagian orang di dunia, Hari Valentine dianggap sebagai perayaan kasih sayang. Tetapi, tidak bagi ribuan orang di Inggris.

Data yang disuguhkan Paymentsense, justru menunjukkan peningkatan angka perpisahan ketika 14 Februari 2018. Di hari itu, ribuan pasangan menikah di Inggris mengajukan gugatan perceraian.

Data itu diperkuat dengan meningkatnya layanan hukum, sewa pengacara, dan jaksa di 70.000 jaringan bisnis selama Hari Valentine.

Paymentsense mengatakan sektor ini mengalami peningkatan sebesar 549 persen pada Hari Valentine 2018 dibandingkan dengan rata-rata tahunan.

Di sektor lain, menunjukkan data yang lebih positif. Toko bunga, mengalami lonjakan angka penjualan pada 13 Februari. Volume penjualan pada hari itu lima kali rata-rata tahunan berada di atas perayaan Hari Ibu, yang tahun lalu mengalami peningkatan penjualan sebesar 765 persen.

Sektor-sektor lain juga menikmati peningkatan penjualan selama Hari Valentine yaitu arena bowling (sebesar 191 persen), bioskop (sebesar 154 persen), arena hiburan (sebesar 138 persen) dan tempat-tempat wisata dan pameran (sebesar 122 persen).

" Kami terkejut melihat bahwa firma hukum mencapai persentase pertumbuhan penjualan terbaik pada Hari Valentine tahun lalu - bahkan mengalahkan penjual bunga," kata
Guy Moreve dari Paymentsense, dilaporkan The Standard, Jumat, 15 Februari 2019.

" Kami akan mengawasi dengan seksama selama beberapa hari ke depan untuk melihat apakah tren ini terulang. Temuan kami juga menggarisbawahi bagaimana peristiwa tertentu dapat memicu pengeluaran konsumen di area yang tidak terduga," ucap dia.

1 dari 2 halaman

Perceraian Tercepat di Dunia, 3 Menit Setelah Sah Menikah!

Dream - Sepasang pengantin di Kuwait baru-baru ini membuat sejarah yang sangat mengejutkan di negara itu.

Mereka memutuskan untuk berpisah hanya tiga menit setelah menikah. Menurut Q8 News, itu adalah perceraian tercepat dalam sejarah Kuwait, dan mungkin di seluruh dunia.

Berita perceraian yang memecahkan rekor ini beredar luas di Twitter minggu lalu. Sebagian besar berkomentar dengan nada bercanda.

Bahkan ada yang mencemooh pasangan itu karena dianggap menyia-nyiakan jam kerja pak penghulu.

Kisah dimulai bulan lalu, ketika keduanya baru saja menandatangani akta pernikahan mereka di depan seorang hakim.

Keduanya lantas berjalan menuju pintu keluar gedung pengadilan ketika pengantin wanita secara tidak sengaja tiba-tiba tersandung dan jatuh.

Alih-alih membantu pengantin wanita berdiri, pengantin pria malah menghina istrinya dengan menyebutnya 'bodoh' karena tergelincir.

Tampaknya kata itu sangat menyakitkan bagi sang pengantin wanita. Jadi, dia berbalik arah dan meminta hakim untuk membatalkan pernikahan mereka saat itu juga.

Padahal, pasangan pengantin tersebut baru menikah selama tiga menit yang lalu.

Media Kuwait melaporkan itu adalah kasus pernikahan yang aneh karena pasangan pengantin itu bahkan belum meninggalkan gedung pengadilan.

Sementara itu, netizen lebih condong untuk mendukung langkah yang ditempuh pengantin wanita tersebut.

" Jika pengantin pria belum-belum sudah menghina istrinya, bagaimana jadinya nanti?"  kata seorang netizen.

" Pernikahan tanpa rasa hormat, sudah gagal sejak dari awal,"  ujar netizen lainnya.

2 dari 2 halaman

Modus Untuk Dapat Uang Insentif dari Pemerintah?

Sebagian netizen curiga bahwa pengantin wanita hanya mencari alasan dengan mempercepat perceraian tersebut. Mengingat di Kuwait sedang tren pernikahan yang didorong oleh kepentingan ekonomi.

Menurut sebuah artikel di Arab Times, negara memberikan insentif kepada pasangan yang baru menikah.

Hal ini telah menyebabkan tingkat perceraian di negara Timur Tengah itu meroket dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak pasangan muda yang menikah hanya untuk mendapat manfaat dari insentif yang diberikan negara, dan kemudian mengajukan cerai cepat-cepat.

Apa pun alasannya, perceraian tersingkat ini bukan karena uang, tapi akibat ulah pengantin pria yang bicara tidak sopan kepada pengantin wanita.

Sumber: OddityCentral.com

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik