Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kucing (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Kucing, salah satu hewan yang dekat dengan manusia. Hewan ini kerap dijadikan peliharaan lantaran sifatnya yang lucu dan menggemaskan.
Kita mungkin kerap menemukan kucing berada di jalanan. Ada yang liar, ada pula yang merupakan peliharaan orang namun sedang bermain di jalanan.
Seringkali, kita melihat kucing tertabrak kendaraan. Para pengemudi terkadang tidak sengaja menabrak kucing hingga menyebabkan hewan itu mati.
Ada anggapan di masyarakat menabrak kucing akan mendatangkan kesialan. Sehingga, kebanyakan dari mereka merasa khawatir mendapatkan nasib buruk akibat menabrak kucing.
Lantas, apakah pandangan ini dibenarkan dalam ajaran Islam?
Dikutip dari Islami, kucing merupakan hewan kesayangan bagi sebagian orang. Rasulullah Muhammad SAW sendiri juga menyukai kucing.
Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah punya kucing peliharaan bernama Muezza. Rasulullah sangat suka menggendong Muezza.
Ketika menerima tamu, Rasulullah SAW meletakkan Muezza di paha. Rasulullah juga berpesan kepada para sahabat agar menyayangi kucing laiknya menyayangi keluarga sendiri dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Sementara, mereka yang suka menyakiti kucing diancam dengan hukuman sangat serius. Hukuman tersebut yaitu dimasukkan ke dalam neraka.
Hal ini tertuang dalam sabda Rasulullah SAW diriwayatkan Imam Bukhari.
" Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai."
Sementara, bagi orang yang menabrak kucing sampai mati tanpa sengaja tidak akan mendapatkan keburukan apapun. Allah SWT menjamin hal tersebut dalam firmannya di Surat Al Ahzab ayat 5.
" Tidak ada dosa bagi-mu untuk perbuatan yang kamu tidak sengaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu."
Menabrak kucing tidaklah dapat mendatangkan kesialan apapun. Meski begitu, hendaknya orang yang melakukannya merawat bangkai kucing itu dengan menguburkannya secara layak agar tidak mengganggu orang lain.
(ism, Sumber: Islami.co)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya