Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap kali bertemu dengan orang lain, seorang Muslim dianjurkan untuk mengucap assalamualaikum. Kalimat ini salam ini berisi doa dan berfungsi sebagai sapaan bagi sesama Muslim.
Jika ditilik berdasarkan kaidah Bahasa Arab, lafal assalamualaikum sebenarnya bersifat jamak atau ditujukan untuk lebih dari dua orang. Sebab, ada kata 'kum' di bagian akhir lafal salam itu.
Kata 'kum' pada salam merupakan kata ganti atau dlamir yang artinya 'kalian' dengan jumlah orang lebih dari dua. Apabila orangnya satu, maka dlamir-nya adalah 'ka' dan dlamir dua orang adala 'kuma'.
Tetapi, terdapat kaidah mengucap salam dengan lafal assalamualaikum ketika bertemu orang lain berapapun jumlahnya.
Baik banyak maupun hanya satu orang saja, lafalnya sama dan tidak menjadi assalamualaika atau assalamualaikuma. Lantas, mengapa demikian?
Dikutip dari NU Online, Syeikh Muhammad Nawawi Al Bantani menjelaskan hal ini dalam kitabnya Marah Labid. Syeikh Nawawi mengatakan ucapan salam dengan assalamualaikum meski hanya kepada satu orang sejatinya tidak hanya ditujukan pada orang tersebut saja.
Pada setiap orang terdapat dua malaikat pendamping. Sehingga, salam yang disampaikan juga untuk kedua malaikat tersebut.
" Apabila satu orang menghadapmu maka ucapkanlah 'salamun 'alaikum' dan niatilah salam itu untuk satu orang tersebut dan dua malaikat (yang mendampinginya). Karena bila engkau bersalam kepada kedua malaikat itu maka keduanya akan membalas salammu dan barangsiapa yang disalami oleh malaikat maka ia selamat dari siksa Allah."
Salam mengandung keutamaan bagi setiap Muslim. Sehingga, sangat dianjurkan Muslim untuk beruluk salam baik ketika bertemu orang lain maupun hendak pergi.
(ism, Sumber: NU Online)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya