Tak Diberi Uang Belanja, Istri Ngamuk Hajar Suami

Reporter : Irma Suryani
Kamis, 1 September 2016 08:29
Tak Diberi Uang Belanja, Istri Ngamuk Hajar Suami
Korban dihajar karena karena tidak memberi uang belanja kepada istrinya.

Dream - Seorang pria asal Penang, Malaysia mengalami cedera usai dihajar istrinya. Alasannya klasik, si suami tidak memberinya uang belanja.

Dalam kejadian jam 6 sore waktu setempat, korban (38 tahun) mengalami luka di pipi dan dagu setelah ditendang dan dipukul istrinya.

Dilansir hmetro, Korban dihajar karena karena tidak memberi uang belanja kepada istrinya. Menurut laporan, istri korban yang tidak bekerja meminta uang kepada korban yang beprofesi sebagai mekanik. Uang itu akan digunakan untuk membayar utang.

Namun korban memberi alasan tidak memiliki uang karena sudah digunakan untuk tujuan lain.

 

1 dari 3 halaman

Istri Ngamuk dan.....

Kepala Polisi Daerah Seberang Perai Tengah, Asisten Komisioner Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan, istri korban langsung mengamuk begitu mendengarkan alasan korban sebelum memukul dan menendang suaminya di bagian wajah.

Dia mengatakan, dua anak mereka yang berada di rumah saat kejadian merasa terkejut melihat perkelahian tersebut.

" Tidak tahan melihat korban dihajar, anak lelaki mereka berusia 17 tahun mencoba menahan ibunya sebelum dimarahi karena dianggap berpihak kepada ayahnya.

" Wanita itu kemudian keluar dari rumah sambil membawa anak perempuan mereka yang berusia 15 tahun," katanya.

Saat ini polisi masih mencari istri mekanik itu untuk membantu penyelidikan.

2 dari 3 halaman

Baru Selesai Pesta Pernikahan, Istri Sudah Koma Dihajar Suami

Dream - Seorang pria Mesir tega memukuli istrinya usai pesta pernikahan hingga tulang tengkoraknya retak. Kepada polisi, pria itu mengaku melakukannya atas permintaan ibunya untuk mengendalikan istrinya.

Pengantin pria yang tidak disebutkan namanya mengatakan setelah pesta usai ia membawa istrinya ke rumah baru mereka. Setelah sampai dia langsung menampar istrinya tiga kali seperti yang diperintahkan ibunya.

" Ibu mengatakan itu dilakukan sebagai tanda peringatan bagi istri saya bahwa dia harus menurut saya selama menjalani kehidupan pernikahan kami."

" Setelah saya tampar, dia balik menampar saya. Saya kemudian pergi ke dapur dan membawa sepotong besi yang saya gunakan untuk memukulnya di kepala dan tubuh," menurut jaringan berita Mesir, Al Bawaba News dikutip Emirates 24/7, Senin 23 Maret 2015.

Polisi menangkap pria atas tuduhan menyebabkan luka serius pada istrinya, yang menderita patah tulang di tengkorak dan panggul.

Laporan Al Bawaba mengatakan pengantin wanita itu masih tak sadarkan diri dengan masih mengenakan gaun pengantinnya saat keluarga mengunjunginya di rumah sakit di Kairo. (Ism)

3 dari 3 halaman

Beda Nafkah Istri dan Uang Belanja

Dream - Jika Anda dan pasangan siap melangkah ke jenjang pernikahan, pelajari terlebih dahulu kewajiban yang harus dipatuhi oleh suami dan istri. Terutama nafkah kepada istri.

Banyak orang menganggap bahwa nafkah yang wajib diberikan seorang suami kepada istrinya adalah uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, atau yang biasa disebut sebagai uang belanja.

Namun, tahukah Anda ternyata nafkah istri dan uang belanja adalah dua hal yang berbeda. Uang belanja berupa uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, membayar rekening listrik dan air, dan biaya kebutuhan hidup lainnya. Sedangkan nafkah istri adalah yang khusus yang diberikan suami kepada istrinya atau uang jajan.


Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa’: 34)

Sudah menjadi kewajiban seorang suami memberi nafkah kepada sang istri. bBerupa uang belanja dan nafkah khusus untuk istri atau uang jajan.

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:

“ Dan mereka (para istri) mempunyai hak diberi rizki dan pakaian (nafkah) yang diwajibkan atas kamu sekalian (wahai para suami).” (HR. Muslim: 2137)

Dalam hadist ini disebutkan dua nafkah yang wajib diberikan seorang suami kepada istrinya, yaitu rizki (uang belanja) dan pakaian (nafkah istri).

Namun, Islam juga tidak memberatkan kepada para lelaki untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Para suami memang wajib memberikan nafkah pada istrinya, namun tetap sesuai dengan kemampuannya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“ Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf, Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.” (QS.al-Baqarah: 233)

Para istri juga harus memiliki sifat qana’ah dengan cara bersyukur untuk setiap rizki yang diberikan suaminya dan mengaturnya sebaik mungkin. Seperti nasehat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam saat Hindun binti Itbah mengadu pada Rasul tentang suaminya yang kikir. Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:

“ Ambil-lah nafkah yang cukup untukmu dan anak- anakmu dengan cara yang wajar.” (HR.Bukhori: 4945)

Nah, untuk para suami, mulai sekarang sisihkan uang untuk memberi nafkah istri juga selain untuk memberi uang belanja. Untuk para istri, boleh mengingatkan suaminya untuk memenuhi kewajiban nafkah istri, namun lakukan dengan cara yang wajar dan bersyukurlah atas setiap nafkah yang diberikan suami. Insha Allah akan membawa berkah dalam kehidupan keluarga. Aamiin.

Baca selengkapnya di sini ... (Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar