Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: World Of Buzz
Dream - Apakah kamu ingat berapa usia bantal yang kamu gunakan untuk alas kepala saat tidur saban hari? Mungkin kamu salah satu orang yang jarang mengganti bantal secara rutin.
Perlu kamu ketahui, pakar kesehatan menyarankan untuk mengganti bantal secara rutin, setidaknya satu kali dalam dua tahun.
Mengapa demikian? Ternyata saat bantal sudah dipakai selama dua tahun, sepuluh persen berat bantal kita diisi oleh tungau, debu, dan juga sel-sel kulit mati.
Tungau dan debu berukuran kecil beserta kotorannya bisa membuat kita lebih mudah terkena berbagai penyakit. Contohnya alergi kulit, bersin-bersin, mata gatal dan berair.
Lantas apa jadinya jika ada seseorang yang selalu menggunakan bantal yang sama selama kurang lebih sebelas tahun?
Hal itulah yang selama ini terjadi pada pengguna Facebook dengan akun Cygig. Pengguna akun itu mengaku punya bantal tua yang selalu ia gunakan.
Hingga pada suatu hari muncul benjolan-benjolan aneh di dalam bantal itu, membuat Cygig memutuskan untuk membeli bantal baru.
" Saya suka bantal lateks dan lebih suka bantal busa memori. Saya menggunakan ini dari Raja Koil selama sekitar 11 tahun, dan akhirnya, benjolan tumbuh di dalam. Saya memutuskan untuk membeli yang baru," tulisnya, sebagaimana dikutip World Of Buzz.
Cygig yang penasaran akan benjolan di dalam bantal kesayanganya itu mencoba untuk membuka dan melihat apa yang ada di dalamnya dengan menggunakan mikroskop.
" Saya kemudian mengamati benjolan dan benang di bawah lensa mikroskop dengan pembesaran 476x (pada 72dpi)," jelasnya.
Ia memulainya dengan merobek bagian tengah bantal tersebut.

Terlihat bagaimana bantal itu telah berubah warna dari yang awalnya putih menjadi kuning kecokelatan.

Tampak benjolan seperti bebatuan kecil di dalam bantal kesayangannya itu.

" Benjolan itu tampak homogen dengan detail yang sangat padat bahkan dari dekat, air liur dan keringat saya tampaknya telah" merendam " kain dan lateks dengan sangat baik dan menjadi seperti itu," Tulisnya.

Namun, Cygig mengatakan bahwa bantal itu telah berfungsi dengan baik selama sebelas tahun.
Ditambah lagi, dia banyak berkeringat bahkan ketika tidur di kamar ber-AC, yang mungkin berkontribusi besar pada kondisi bantal tersebut.
Dream - Tentu kita sudah tak asing dengan mi instan, makanan 'sejuta umat'. Makanan ini digandrungi banyak orang karena selain murah, rasanya yang nikmat sangat memanjakan lidah.
Produk ini juga sudah tersebar ke penjuru dunia, baik dalam kemasan plastik biasa maupun bentuk cup. Cara masaknya pun gampang, tinggal buka kemasan, masukkan atau tuang air panas, tunggu sebentar, langsung siap santap.
Berbicara tentang mi instan cup, tentu semua tahu isinya. Selain mi kering, kita biasanya menemukan bumbu dan sendok garpu yang terbuat dari plastik.
Namun baru-baru ini, seorang mahasiswa di Malaysia mendapati sesuatu yang tak terduga di dalam mi instan cupnya.
Betapa tidak, saat membuka kemasan dan akan memasaknya, ia hanya mendapati lima buah bumbu dan delapan keping garpu plastik. Tak ada mi sama sekali.
Foto yang diunggah ke Twitter melalui akun @asyraafsyahmi ini dengan cepat menjjadi viral.
" Rakan saya membeli 'Maggie Pedas Giler' sekarang tetapi tidak ada 'maggi' di dalamnya! Terdapat hanya 8 garpu dan 5 set bumbu. Tetapi tiada maggie, HAHAHAHAHA! " Tulis akun tersebut.
Kejadian ini pun langsung mendapat tanggapan dari pihak maggi dengan meminta maaf kepada pemilik akun tersebut.
" Hai @asyraafsyahmi, kami memohon maaf atas masalah yang telah anda alami. Nestle mengutamakan keselamatan dan kualiti produk kami. Oleh itu, kami mengambil maklum balas daripada pelanggan kami dengan serius. Sila DM nombor telefon anda untuk bantuan lanjut. Terima kasih," tulis akun Twitter resmi Maggi Malaysia.
Duh ada-ada saja ya, hehehe. Berikut videonya:
🤣🤣🤣🤣🤣 pic.twitter.com/PmYQ7lIPTT
— Brunooooooo 🇲🇾💞 (@asyraafsyahmi)October 21, 2019
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya