Gubernur Jatim Terima 26 Alat Bantu Ventilator dari Kemenkes

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 17 September 2020 17:02
Gubernur Jatim Terima 26 Alat Bantu Ventilator dari Kemenkes
Sebanyak 26 unit alat bantu ventilator tahap ini merupakan bantuan dari USAID yang dihibahkan ke Jawa Timur melalui Kementerian Kesehatan.

Dream - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, pemerintah pusat akan turun tangan dalam pengendalian penyebaran Covid-19 di sembilan provinsi prioritas, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, guna mengatasi penyebaran covid-19 di Indonesia.

Setidaknya, terdapat sembilan provinsi yang akan menjadi fokus dari pemerintah pusat, untuk mengurangi penambahan kasus harian penyebaran virus corona di Indonesia.

Adapun, sembilan provinsi itu yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

Sejumlah strategi pun disiapkan dalam upaya menurunkan angka penambahan kasus penyebaran virus corona perharinya. Salah satunya pembentukan Tim Task Force oleh Kementerian Kesehatan.

Kegiatan pertama yakni melakukan kunjungan serentak serta pemberian bantuan ke-9 provinsi prioritas.

1 dari 3 halaman

Kunjungan ke Jawa Timur

Kunjungan Tim Task Force ke Jawa Timur© Istimewa

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan, HM Subuh, bersama Rombongan ditugaskan Menteri Kesehatan Terawan melakukan kunjungan Monitoring pengendalian Covid-19 di Jawa Timur pada 16 September 2020.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. HM Subuh menyaksikan penyerahan dan ikut menyerahkan bantuan berupa alat bantu ventilator tahap ke-3 sejumlah 26 unit dari USAID yang dihibahkan ke Jawa Timur melalui Menteri Kesehatan.

Penyerahan ini dilakukan secara simbolis dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada 15 Rumah Sakit, yang mengajukan permintaan bantuan melalui dinas kesehatan Provinsi Jawa Timur.

" Penyerahan tahap ke-1, telah Dilakukan di Bakorwil Pamekasan pada tanggal 14 September 2020 dengan penerima 3 Rumah Sakit dan ventilator yang diserahkan sejumlah 6 ventilator," jelas keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, Kamis 17 September 2020.

Sedangkan untuk penyerahan tahap ke-2, telah dilakukan di Gedung Grahadi Surabaya pada tanggal 15 September 2020 dengan penerima 15 Rumah Sakit dan ventilator yang diserahkan sejumlah 44 unit.

2 dari 3 halaman

Daftar Rumah Sakit Penerima Bantuan

Pemberian Bantuan Simbolis© Istimewa

Penyerahan bantuan tahap ketiga berupa ventilator, disalurkan ke 15 Rumah Sakit yang tersebar di Jawa Timur.

Penerima bantuan tersebut yakni:

1. RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo sejumlah 1 unit.

2. RSUD dr. Soedarsono sejumlah 4 unit.

3. RSUD Prof. Dr. Soekandar sejumlah 2 unit.

4. RSUD Bangil sejumlah 3 unit.

5. RSUD Grati sejumlah 1 unit.

6. RSI Siti Hajar Sidoarjo sejumlah 2 unit.

7. RSU Mitra Keluarga Waru sejumlah 2 unit.

8. RSU Siti Khodijah sejumlah 3 unit.

9. RS anwar Medika sejumlah 2 unit.

10. RS Citra Medika sejumlah 1 unit.

11. RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong sejumlah 1 unit.

12. RS Aisyiah Siti Fatimah Tulangan sejumlah 1 unit.

13. RS Arafah Anwar Medika sejumlah 1 unit.

14. RS Al-Islam H.M Mawardhi sejumlah 1 unit.

15. RS Rahman Rahim sejumlah 1 unit.

3 dari 3 halaman

Selain pemberian bantuan ventilator, diserahkan bantuan 16.000 masker kepada 5 kabupaten/kota di Jawa Timur yakni kabupaten/kota Sidoaro, kabupaten/kota Pasuran dan kabupaten Mojokerto.

" Saya mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesahatan telah perduli dan membantu Jawa Timur dalam mengurangi angka positif Covid-19, pemberian bantuan ventilantor ini guna siap siaga bilamana terjadi hal terburuk pada pasien Covid-19," jelas Khofifah Indar Parawansa, dalam keterangan tertulis.

Pemerintah terus bekerja keras untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19.

Kementerian Kesehatan berharap, pemberian alat bantu ventilator ini menjadi dukungan sekaligus motivasi bagi Rumah Sakit maupun Tenaga Kesehatan dalam mengurangi dan menekan angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19 di Jawa Timur.

Beri Komentar