Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tangis Haru Pertemuan Anak Dan Ibu Terpisah 37 Tahun Di Malang, Menghilang Sejak 1986, Ditemukan Di NTT (dok.Polresta Malang)
Dream - Suminah (81) tidak pernah menyangka bisa kembali bertemu dengan putrinya, Hernik Martika alias Sudarmi (65). Mereka telah terpisah 37 tahun, sejak 1985 ketika Sudarmi meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan.
Suminah dan keluarga di Kota Malang bahkan menganggap anaknya itu sudah meninggal dunia karena tak pernah memberikan kabar ke keluarga.
Pertemuan keduanya di Mapolresta Malang Kota begitu mengharukan. Suminah tanpa ragu langsung memeluk erat dan mencium sang anak.
" Ke mana saja kamu nak?," ucap Sumina berlinang air mata.
Saking gembiranya, Suminah yang didampingi keluarga dan relawan tidak dapat menahan kebahagiaannya. Ia nyaris pingsan melihat kejutan di depan matanya itu.
Sudarmi tiba di Malang didampingi oleh seorang Bhabinkamtibmas di Kecamatan Soe, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengaku menemukan Sudarmi di Kawasan Taman Soe dua pekan lalu.
" Kami menemukan ibu Sudarmi di Taman Soe dalam kondisi tidak stabil secara fisik maupun mental," kata Aipda Catur, dikutip dari merdeka.com.
Saat ditemukan, kondisinya memprihatinkan tanpa tempat tinggal dan hanya dengan beberapa potong baju. Ia setiap hari tidur di depan pertokoan.
Sudarmi saat itu dievakuasi ke posko yang didirikan oleh komunitas warga Jawa di Kecamatan Soe dan mendapatkan pemulihan. Secara bersamaan dilakukan pendampingan hingga diperoleh data pribadi dan asal-usulnya.
" Kami butuh waktu untuk proses pemulihan hingga kami mendapat identitasnya yang ternyata warga Kota Malang," ujarnya.
Setelah didapatkan identitas beserta asal usul Sudarmi, ia menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Kandang, Polresta Malang Kota.
Setelah dilakukan pencarian, petugas akhirnya menemukan keluarga Sudarmi di Kota Malang, tepatnya di Jl. Bayam Dalam, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang.
Selanjutnya, Polresta Malang Kota, Polres Timor Tengah Selatan, Kontak Kerukunan Sosial Keluarga Jawa ( K2S ), Komunitas Arema NTT berusaha memulangkan Sudarmi kepada keluarganya.
" Ini kekuatan silaturahmi yang dapat menemukan seorang anak yang menghilang sejak usia 17 tahun dan tidak ada komunikasi sama sekali dengan keluarga," ungkap Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto.
Kini Sudarmi dan keluarga telah berkumpul kembali bersama dengan keluarganya. Keluarga mengaku selama ini telah mencari ke sana-sini namun tidak pernah mendapatkan kabar.
" Kami merasa bersyukur bisa berkumpul kembali sejak tahun 1986 terpisahkan, yang dari tahun ke tahun tidak pernah berhasil menemukannya," ucap adik Sudarmi.
Sudarmi mengadu nasib ke Malaysia, sebelum kemudian dinikahi pria asal NTT dan diboyong ke kampung halaman suaminya. Tetapi kemudian pernikahan mereka berakhir dengan perceraian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya