7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Jenazah Yang Akan Dimandikan. (Foto: Liputan6.com)
Dream – Tata cara memandikan jenazah adalah salah satu ibadah yang harus diketahui umat Islam. Memandikan jenazah seorang laki-laki atau perempuan adalah saah satu bagian dari proses mengurus jenazah saudara sesama muslim yang termasuk dalam ibadah wajib.
Selain sholat jenazah, hukum mengurus jenazah bagi umat muslim adalah fardhu kifayah, artinya wajib bagi sebagian orang di sekitar jenazah. Apabila sudah ada yang mengurusnya, maka gugurlah kewajiban umat Islam yang lain.
Inilah mengapa tata cara memandikan jenazah sesuai sunnah perlu diperhatikan dan diapikasikan dengan tepat. Setelah dimandikan, jenazah juga wajib dikafani, disholati dan dimakamkan sesuai syariat.
Lantas bagaimana tata cara memandikan jenazah? Simak penjelasannya berikut ini lengkap hal-hal yang harus disiapkan, syarat orang yang memandikan, dan bacaan niatnya, dirangkum Dream dari berbagai sumber.
Sebelum melaksanakan tata cara memandikan jenazah, Sahabat Dream perlu menyiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan agar prosesnya lancar. Adapun alat yang perlu disiapkan untuk memandikan jenazah adalah sebagai berikut:
Memandikan jenazah hukumnya fardlu kifayah, artinya apabila di antara umat islam ada yang mengerjakannya, kewajiban itu sudah terbayar dan gugur bagi Muslim lainnya. Untuk memandikan jenazah, kita perlu mengetahui adab dan syaratnya. Selain membaca niat, orang yang berhak memandikan jenazah harus memenuhi syarat sebagai berikut:

Niat memandikan jenazah perempuan:
Nawaitul ghusla ada'an hadzihil mayyitati lillahi ta'ala
Artinya: “ Aku berniat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (wanita) ini karena Allah Ta'ala."
Niat memandikan jenazah laki-laki:
Nawaitul ghusla ada'an hadzal mayyiti lillahi ta'ala
Artinya: " Aku berniat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (pria) ini karena Allah Ta'ala."
Setelah mengetahui syarat-syarat di atas, maka selanjutnya pahami tata cara memandikan jenazah yang benar sesuai sunah. Dikutip dari laman NU Online, tata cara memandikan jenazah dijelaskan oleh Dr. Musthafa Al-Khin dalam kitab al-Fiqhul Manhaji berikut ini:
Menurut Syekh Imam Nawawi dalam kitab Kasyifatus Sajaa, disunahkan basuhan pertama dengan air yang diberi daun bidara, basuhan kedua menghilangkan daun bidara tersebut, dan basuhan ketiga dengan air bersih yang diberi sedikit kapur barus yang sekiranya tidak sampai merubah air. Ketiga proses tersebut dianggap sebagai satu kali basuhan dan disunahkan mengulanginya hingga tiga kali.
Demikian itulah tata cara memandikan jenazah yang perlu diperhatikan sesuai sunah. Cara memandikan jenazah harus dilakukan dengan benar sebagai bentuk memuliakan dan membersihkan tubuhnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?