Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lukisan Firaun Berusia Sekitar 4.300 Tahun (Live Science)
Dream - Para arkeolog telah menemukan sebuah lukisan yang sebelumnya tersembunyi di sebuah makam kuno. Lukisan di dinding yang diperkirakan berusia 4.300 tahun itu ditemukan pada sebuah makam seorang pendeta kuno Mesir bernama Perseneb, 300 meter di sebelah timur Piramida Giza.
Lukisan itu menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Mesir Kuno. Bersama lukisan dinding itu, para arkeolog juga menemukan patung yang menggambarkan orang yang dimakamkan itu sebagai orang penting di masa itu.
Menurut perkiraan arkeolog, makam itu dibuat sekitar 2450-2350 SM pada dinasti kelima tengah atau akhir pada masa Kerajaan Lama, periode berkelanjutan pertama peradaban Mesir. Makam seperti ini biasanya dibuat untuk orang-orang penting di masa Kerajaan Lama sekitar 2650 hingga 2150 SM.
Makam itu sebenarnya telah ditemukan pada abad 19. Hingga pada akhirnya pekerjaan restorasi yang dilakukan arkeolog Rusia menemukan lukisan dinding tersebut.
" Sungguh mengejutkan bisa menemukan lukisan tentang kehidupan Kerajaan Lama di bagian timur tembok ruang tengah," kata Maksim Lebedev, Russian State University for Humanities kepada Live Science.
Dinding yang terbuat dari plester putih itu telah tertutup oleh jelaga dan kotoran. Tidak hanya akibat industrialisasi tetapi juga masyarakat menggunakan makam itu sebagai tempat tinggal.
Meski hanya 30 persen dari lukisan dinding itu yang utuh, para arkeolog berhasil merekonstruksi ulang sebagian lainnya dengan menggunakan bahasa simbol yang terpahat pada dinding.
Bagian atas lukisan dinding itu menggambarkan sebuah kapal yang berlayar ke selatan Sungai Nil. Kemungkinan ini artinya kembalinya seseorang dengan status sosial tinggi dan berkuasa dari utara. Bagian lain dari lukisan itu menampilkan adegan pertanian seperti membajak dan menabur.
Dan satu bagian menunjukkan Perseneb dengan istrinya dan apa yang tampak seperti anjingnya. Sementara bagian yang lain menunjukkan adegan rawa di mana seorang pria di perahu tengah berburu burung. Siapa dan bagaimana posisi persis Perseneb di masyarakat tidak diketahui meski dalam salah satu tulisan menunjukkan bahwa dia adalah seorang 'imam' dan 'pelayan'. ( Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya