Teknik Melihat Gerhana Matahari Pakai Saringan Santan

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 26 Desember 2019 12:15
Teknik Melihat Gerhana Matahari Pakai Saringan Santan
Yuk, cobain...

Dream - Gerhana matahari cincin menjadi pembahasan warganet. Banyak diantara mereka yang masih bingung dan mencari tahu cara melihat gerhana matahari cincin tersebut.

Observatorium Bosscha membagikan foto salah satu pengamatan gerhana matahari. Foto itu memperlihatkan saringan santan yang terbuat dari besi.

" Tidak perlu alat yang mahal untuk bisa melihat proses gerhana. Mudah. Murah. Dan terbukti ampuh," tulis akun resmi Observatorium Bosscha.

Staf Peneliti Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Yatni Yulianti, kepada , mengatakan, saringan santan kelapa biasanya terbuat dari alumunium yang memiliki lubang-lubang kecil. Lubang inilah yang dimanfaatkan sebagai lubang jarum.

Teknik lubang jarung juga berlaku pada fotografi. Prinsipnya yaitu menyaring cahaya dengan lubang kecil.

 

1 dari 4 halaman

Kertas Putih

Saringan tersebut bisa diarahkan ke matahari, kemudian sinar yang menerobos lubang saringan diarahkan ke kertas putih di bawahnya.

“ Saat matahari jatuh taruh kertas di bawahnya, nanti si lubang bisa buat bayangan matahari,” kata Yatni.

Cara sederhana lainnya yang patut dicoba adalah menggunakan dua kertas putih. Kertas yang satu dilubangi oleh jarum, kertas satunya lagi sebagai layar.

Cara kerjanya, kata dia, cari sinar matahari yang bisa menerobos lubang jarum pada kertas. Kemudian arahkan sinar itu ke kertas yang berfungsi sebagai layar.

“ Nanti bayangan matahari akan jatuh. Kita bisa cari mana yang bayangannya tajam,” kata dia.

Kedua cara di atas bisa dilakukan untuk menghindarkan pancaran sinar matahari langsung ke mata saat melihat gerhana matahari. Meski mata nyaman melihat cahaya yang meredup, kondisi itu akan membuat pupil lensa mata tak beraksi karena level kontras cahaya yang tinggi.

2 dari 4 halaman

Begini Penampakan Gerhana Matahari Cincin di Aceh

Dream - Gerhana matahari cincin mulai terjadi di wilayah Indonesia bagian barat. Simeulue dan Aceh Singkil menjadi kota yang mengalami gerhana matahari cincin di Aceh.

Tim Falakiyah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan, gerhana di Serambi Mekah itu akan berlangsung selama 3 jam 45 menit 52 detik. Gerhana berlangsung pada pukul 10.08 WIB hingga 13.56 WIB.

" Puncak cincin sekitar pukul 11.55.20 WIB dan akhir cincin sekitar pukul 11.56.54 WIB," kata Alfirdaus, diakses dari laman Kemenag, Senin 26 Desember 2019.

 Proses gerhana matahari cincin di Aceh© Istimewa

Proses gerhana matahari cincin di Aceh

Sementara itu, di kawasan Aceh Singkil, gerhana mulai terjadi pada pukul 10.10.25 WIB. Gerhana matahari cincin akan terjadi pukul 11.59.27 WIB dan puncaknya diperkirakan pada pukul 12.00.33 WIB.

Menurut Putra, Kemenag Aceh melakukan pemantauan gerhana matahari cincin di Simeulue dengan menyiapkan 10 teleskop dan 500 kacamata. Pusat pemantauan berada di halaman Masjid Baiturrahman Simeulue.

3 dari 4 halaman

Sholat Gerhana Matahari

Selain memantai gerhana matahari cincin, Kanwil Kemenag Aceh juga akan melakukan sholat gerhana. Sholat akan dipimpim Imam Besar Masjid Baiturrahman Simeulue dan khatib Suhrawardi Ilyas.

" Masyarakat yang ingin menyaksikan matahari cincin diperbolehkan untuk datang ke lokasi. Pengunjung diberikan kacamata gerhana dengan filter ND5," kata Kakanwil Kemenag Aceh, M Daud Pakeh.

Dia mengimbau masyarakat untuk melaksanakan Salat Sunnah Kusuf (gerhana matahari) di masjid dan mushalla.

Kemenag Aceh juga telah mengirim surat Edaran kepada Kankemenag Kabupaten/Kota Se Aceh tentang adanya Gerhana matahari cincin tersebut dan Seruan Salat Kusuf.

" Surat Edaran sudah kami kirim ke seluruh Kankemenag Kabupaten/Kota Se Aceh dan juga diteruskan kepada instansi terkait, ormas Islam, dan masyarakat agar melaksanakan ibadah Salat Sunah Kusuf (gerhana matahari) di masjid dan mushalla bertepatan pada hari peringatan Tsunami Aceh," kata dia.

Kakanwil juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ibadah pada hari terjadinya fenomena alam yang berkaitan dengan ibadah umat Islam tersebut. Caranya, dengan memperbanyak berdoa, zikir, sedekah dan membaca Al-Qur'an serta melakukan amalan lainnya.

4 dari 4 halaman

Gerhana Matahari Cincin Muncul Siang Ini, Cek Lokasi dan Jamnya

Dream - Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan menyambangi sejumlah daerah di Indonesia, hari ini, Kamis, 26 Desember 2019. Fenomena tersebut terjadi karena hampir semua piringan tengah matahari terhalang oleh piringan bulan.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana matahari cincin akan melintasi tujuh provinsi di Indonesia. Rata-rata, puncak GMC di tujuh provinsi itu akan terjadi pada siang hari.

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melihat GMC secara langsung. Gunakan kacamata yang memiliki filter khusus untuk melihat gerhana.

Masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari cincin disarankan untuk tidak menggunakan kaca mata hitam biasa, kaca film atau apapun yang tidak mengandung filter matahari. Paparan langsung sinar matahari GMC akan menimbulkan masalah pada mata.

Berikut adalah wilayah yang akan dilintasi gerhana matahari cincin hari ini:

1. Aceh (Sinabang 11.55 WIB, Singkil 12.00 WIB)
2. Sumatera Utara (Sibolga, Pandan, Tarutung 12.04 WIB; Padang Sidempuan, Sipirok 12.06 WIB; Gunung Tua 12.07 WIB, Sibuhuan 12.08 WIB)
3. Riau (Pasir Pengaraian 12.10 WIB, Dumai 12.14 WIB, Bengkali dan Siak Sri Indrapura 12.16 WIB; Selat Panjang 12.19 WIB)
4. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang 12.26 WIB, Tanjung Balai Karimun 12.21 WIB, Batam 12.24 WIB, Bandar Seri Bentan 12.26 WIB)
5. Kalimantan Barat (Mempawah dan Singkawang 12.42 WIB, Sambas 12.43 WIB, Bengkayang 12.42 WIB, Putussibau 12.55 WIB)
6. Kalimantan Timur (Tanjungredep 13.10 WIB)
7. Kalimantan Utara (Tanjungselor 13.10 WIB)

Beri Komentar