Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sebuah paket dalam kardus membuat geger warga Kampung Pisang, RT/RW. 03/06 Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor. Paket tersebut ternyata berisi mayat.
Warga menemukan paket mencurigakan itu tergeletak di pinggir jalan kampung pada Rabu siang, 9 Februari 2021. Paket itu menarik perhatian lantaran dikerubungi lalat hijau cukup banyak.
Salah satu warga, Jalil, mengatakan muncul bau menyengat dari paket tersebut. Akhirnya, warga berinisiatif membuka paket tersebut.
" Eh, ternyata isinya mayat," ujar Jalil.
Tetapi, Jalil mengaku hanya sekilas melihat sehingga tak mengetahui kondisi mayat itu. Warga langsung melaporkan temuan tersebut ke kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Siswo DC Tarigan, membenarkan temuan paket berisi mayat tersebut. Dia mengatakan dari keterangan sejumlah saksi, mayat itu awalnya ditemukan dua orang warga yang sedang melintas di lokasi.
" Benar penemuan mayat tanpa identitas," kata Siswo.
Dia mengatakan kondisi fisik mayat sudah mulai sulit dikenali. Kondisi ini menandakan waktu meninggal si mayat sudah agak lama.
" Belum diketahui identitasnya, berjenis kelamin perempuan sudah dalam keadaan membusuk, diduga sudah lebih dari dua hari meninggal dunia," kata dia.
Siswo melanjutkan dari keterangan saksi penemu, mereka melihat bungkusan plastik besar warna hitam dikemas rapi mirip paket. Awalnya mereka mengira itu sampah.
" Ternyata berbau busuk dan terdapat mayat perempuan yang sudah dalam keadaan membusuk bersatu dengan berbagai pakaian dan mukena serta seragam sekolah," kata dia.
Kanit Reskrim Polsek Cibinong, Ajun Komisaris Yunli Pangestu, mengatakan pihaknya belum sempat memeriksa kondisi mayat tersebut secara menyeluruh. Tim kepolisian langsung mengevakuasi mayat itu dan memasukkannya ke ambulans.
" Kami belum sempat buka lebar karena langsung dimasukkan ke ambulans," kata dia.
Yunli mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan warga. Sebab, banyak warga penasaran ingin melihat langsung kondisi mayat tersebut dan mulai terjadi kerumunan.
Mayat itu langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi. Yunli pun menyatakan pihaknya belum bisa memberikan kepastian apapun soal mayat itu.
" Kami belum bisa menyimpulkan apa-apa karena masih penyelidikan. Saksi pun baru dua orang yang kami periksa," ucap dia, dikutip dari Jawapos.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya