Saudi Tambah Syarat Masuk Jemaah Umroh, Wajib Negatif PCR atau Antigen

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 9 Februari 2022 18:14
Saudi Tambah Syarat Masuk Jemaah Umroh, Wajib Negatif PCR atau Antigen
Sampel diambil maksimal 48 jam sebelum tiba di Saudi.

Dream - Kasus Covid-19 di Arab Saudi mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Salah satu pemicunya adalah varian Omicron.

Kondisi ini membuat Saudi memperketat aturan masuk. Seluruh kedatangan dari luar negeri, khususnya untuk umroh, diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif PCR atau antigen meskipun sudah mendapatkan vaksinasi lengkap serta booster.

Keputusan ini diumumkan Kementerian Haji dan Umroh Saudi pada Senin, 7 Februari 2022. Tetapi resmi berlaku pada Rabu, 9 Februari 2022 pukul 01.00 WIB.

Kementerian menyatakan semua orang yang datang dari luar Saudi harus mencantumkan hasil negatif tes PCR atau Antigen dengan sampel yang diambil 48 jam sebelum mendarat. Syarat ini melengkapi status vaksinasi.

Kementerian mengatakan pembatasan baru ini diberlakukan sejalan dengan tindak lanjut terus-menerus terhadap situasi epidemiologis lokal dan global.

Selain itu sebagai bagian dari langkah-langkah yang diambil Saudi untuk menangani penyebaran Covid-19 dan menjaga kesehatan masyarakat, dikutip dari Saudi Gazette.

1 dari 2 halaman

Jemaah Umroh Indonesia Dipuji Saudi Paling Disiplin

Dream - Jemaah umroh Indonesia mendapat pujian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan umroh. Rombongan Indonesia dinilai begitu disiplin saat berumroh, khususnya persoalan dokumen.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Hilman Latief, mengatakan apresiasi ini didapat setelah pihaknya berkomunikasi otoritas Saudi.

" Alhamdulillah, hasil dari komunikasi Kementerian Agama dengan Menteri Haji Arab Saudi, bahwa update di Arab Saudi tidak ada jemaah umroh yang bermasalah dokumennya," ujar Hilman.

Hilman mengatakan koordinasi intensif terus dijalan dengan Saudi. Koordinasi ini menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan umroih di tengah pandemi sesuai prosedur berlaku baik Indonesia maupun di Saudi.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya, Hilman menjelaskan dokumen para jemaah umroh Indonesia telah divalidasi Saudi dan dinyatakan asli serta lengkap. Sehingga jemaah bisa menjalankan umroh dengan tenang.

" Dokumen jemaah umroh, Alhamdulillah, aman semua dan mereka dapat menjalankan ibadah umroh sesuai prosedur," ucap Hilman.

Lebih lanjut, pihaknya terus berkomitmen untuk merawat kepercayaan yang diberikan Saudi. Kemenag, kata dia, siap mengawal agar jemaah umroh Indonesia selau disiplin dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

" Kita akan terus pupuk dan terus berkomunikasi secara intensif, baik di dalam atau luar negeri sehingga jemaah umroh dapat terus menjalankan ibadah sesuai prosedur," kata dia, dikutip dari Kemenag.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More