Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Keamanan menjadi hal yang harus diperhatikan dalam pekerjaan, termasuk yang dilakukan di ruang terbuka.
Meski begitu, ada saja orang yang masih mengabaikan keamanan saat bekerja. Sehingga menjadi boomerang. Niat mencari duit malah mendapat musibah.
Kisah pria asal China satu ini contohnya. Terlalu asyik memanen kacang pinus sampai lupa keselamatan diri sendiri.
Menurut laman India Times, pria bermarga Hu dikabarkan terjebak di balon udara dan terbang sejauh 320 kilometer sendirian selama dua hari saat tengah memanen kacang pinus.
Hu awalnya bekerja bersama temannya, memanen kacang pinus dari pohonnya menggunakan balon udara di taman hutan Heilongjiang, di timur laut China.
Di daerah tersebut, balon udara memang sudah biasa dipakai untuk memanen pinus, biasanya dengan cara diikat ke pohon.
Namun pada kejadian yang menimpa Hu dan kawannya, tali tersebut lepas sehingga membuat balon udara yang mereka gunakan hilang kendali dan terbang tinggi tanpa adanya pengaman.
Teman Hu dikabarkan berhasil meloncat sebelum balon itu terbang lebih tinggi, meninggalkan Hu di dalamnya sendirian yang tidak berhasil menyelamatkan diri.
Teman Hu yang berhasil lolos mencoba meminta bantuan. Beruntung tim penyelamat berhasil menghubungi Hu melalui ponselnya.

Tim meminta Hu untuk mengempiskan balon secara perlahan agar mendarat dengan selamat. Butuh satu hari bagi Hu untuk mencapai tanah, sekitar 320 km ke timur laut di wilayah Fangzheng, dekat perbatasan dengan Rusia.
Hu dikabarkan selamat dan mendarat dalam keadaan sehat. " Saya hampir menyerah. Terima kasih kepada tim penyelamat, jika tidak, saya tidak akan hidup," kata Hu.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?