Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Amber Pangborn, Melahirkan Dengan Selamat Tanpa Bantuan (telegraph.co.uk)
Dream - Seorang wanita Amerika melahirkan sendirian ketika terjebak di padang gurun Nevada. Dia bertahan selama tiga hari dengan bayi yang baru dilahirkannya sebelum akhirnya mendapat pertolongan.
Amber Pangborn, 35 tahun, sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi orangtuanya ketika dia mengambil jalan pintas dan kehabisan bensin jauh di dalam Plumas National Forest. Sialnya lagi, ponsel yang ada di tangannya tak bisa menangkap sinyal sama sekali.
Tapi masalah besar benar-benar dimulai ketika dia mulai mengalami kontraksi. Tidak ada pilihan lain, Pangborn harus melahirkan sendirian di belakang mobilnya.
" Aku meletakkan kantong tidur di kursi belakang, berbaring, mencengkeram pegangan di atas jendela belakang dan melahirkan putri saya," katanya kepada stasiun berita lokal KNVN.
Pangborn dan bayinya, Marissa harus menunggu tiga hari sebelum mereka diselamatkan.
Selama waktu itu mereka diserang oleh lebah dan harus bertahan hidup dengan minum dari satu botol kecil air, satu minuman bersoda dan beberapa apel.
Pangborn memutuskan untuk tidak memotong tali pusar putrinya karena dia khawatir dia tidak akan memiliki cukup makanan. " Aku hanya berpikir 'Ya Tuhan', aku tidak yakin kita benar-benar akan bisa keluar dari sana," katanya.
Pangborn mengatakan lebah daging mulai berdatangan karena mereka mencium bau darah di plasenta.
" Aku berusaha untuk melindunginya dari sengatan dan berusaha menjauhkan mereka dari putriku tetapi mereka terus kembali ke plasenta."
Pangborn akhirnya bisa membuat tanda minta pertolongan dengan membakar hutan. Kobaran api akhirnya menarik perhatian helikopter Departemen Kehutanan.
" Aku hanya bisa menangis saat melihat helikopter tiba. Aku pikir kami akan mati," katanya.
Sumber: telegraph.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya