Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Sebuah Dokumen Yang Bocor Tempat Miliarder Menempatkan Uangnya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Selain laporan mengejutkan Panama Paper, sebuah “ surga pajak” ditemukan lagi. Kali ini rahasia tersembunyi tentang tempat-tempat orang kaya menyimpan uang tersingkap dari laporan Paradise Paper.
Tak hanya itu, lokasi penempatan uang untuk Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II, ditemukan.
Dilansir dari Independent, Senin 6 November 2017, jutaan poundsterling milik Ratu Inggris diduga ditanamkan di perusahaan luar negeri di Karibia. Hal ini diketahui dari dokumen keuangan yang bocor, Paradisde Papers.
Dokumen itu menyebutkan bahwa Duchy of Lancaster, mengelola investasi dana milik Ratu Elizabeth senilai 520 juta poundsterling (Rp9,2 triliun) dan menempatkannya di Pulau Cayman dan Bermuda sebesar 10 juta poundsterling (Rp176,73 miliar). Dokumen ini juga memperlihatkan investasi kerajaan Inggris di jaringan bisnis Threshers dan BrightHouse.
Data ini belum pernah diungkapkan oleh Istana Kerajaan Inggris secara resmi dan tak ada pula yang menganggap investasi tersebut ilegal. Temuan ini menekan Kerajaan Inggris untuk lebih transparan.
“ Kami mengoperasikan sejumlah investasi dan beberapa di antaranya ada di luar negeri. Semua investasi kami telah diaudit dan sah,” kata juru bicara Duchy of Lancaster.
Selain kekayaan Sang Ratu, Paradise Paper ini juga menyebut Sekretaris Perdagangan Donald Trump, Wilbur Bross, memiliki saham di sebuah perusahaan yang terkait dengan pengusaha Rusia.
Sekadar informasi, dokumen ini diperoleh dari surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung, dan sedang dianalisis oleh 100 media di seluruh dunia.
Dokumen berasal dari 19 perusahaan surga pajak dan dua penyedia perusahaan offshore. Dokumen yang bocor ini berukuran 1,4 terabyte (TB), lebih kecil daripada Panama Papers yang sebesar 2,6 TB.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya