6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Dua bunker milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditemukan di sebuah rumah. Bungker itu diduga kuat digunakan untuk menyimpan uang yang dikumpulkan Taat Pribadi dari para pengikutnya.
“ Kami menemukan bunker yang lokasinya di rumah dengan jarak sekitar 50 meter dari rumah istri ke dua Taat Pribadi,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Prabowo Argo Yuwono, dikutip Dream dari laman tribratanewsjatim.com, Selasa 25 Oktober 2016.
Menurut Argo, rumah yang terdapat bunker itu terletak di sebuah perumahan di kawasan Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Bungker itu dibangun di dalam kamar.
“ Setiap kamar ada satu bunker,” ujar Agro. Dia menambahkan, bunker tersebut terletak di bawah kasur, dalamannya sekitar 1 meter, lebar 1 meter, dan panjang 2 meter.
© Dream
Menurut laporan laman tribratanewsjatim.com, bunker itu dapat menyimpan uang hingga Rp2 triliun dengan pecahan uang 100 dolar Amerika Serikat.
Penyidik Polda Jawa Timur sudah membuka bunker tersebut. Namun tak menemukan apa-apa.
“ Sudah dicek ke sana oleh tim penyidik, tidak menemukan apa-apa,” ujar Agro.
Polisi menduga uang yang disimpan di kedua bunker ini telah dibawa kabur oleh pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Tim penyidik terus mengejar orang yang diduga membawa kabur uang ini.
© Dream
Tak hanya uang di bunker yang raib. Polisi juga tak menemukan penjaga rumah yang terdapat dua bunker tersebut.
“ Orang yang tinggal di situ sampai sekarang belum ditemukan,” tutur Agro.
Menurut dia, orang yang tinggal di rumah itu jarang muncul di padepokan. Penjaga ini juga tidak masuk dalam susunan pengurus di padepokan.
“ Informasi di lapangan, banyak yang tidak tahu siapa dia. Orangnya juga tertutup dan tidak pernah muncul,” ucap Argo.
© Dream

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
