Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pin Tertelan Saat Memasang Jilbab Dan Nyangkut Di Paru-paru. (Foto: Facebook)
Dream - Untuk memenuhi kebutuhan Muslimah, desainer memproduksi berbagai jenis macam jilbab. Namun, apa pun modelnya, pemasangan jilbab tetap membutuhkan pin atau jarum pentul agar tampilan tampak lebih rapi dan elegan.
Masalahnya, memasang jarum pada jilbab ini terkadang membahayakan. Bentuknya yang kecil membuat jarum ini mudah lepas dari jepitan.
Apalagi menjepit pin dengan bibir sudah jadi kebiasaan Muslimah saat memasang jilbab. Tentu saja ini menimbulkan risiko.
Karena jarum pentul yang tajam itu bisa saja lepas dari bibir dan tertelan ke dalam tubuh saat batuk atau bersin.
Hal itulah yang coba dikisahkan oleh seorang dokter asal Malaysia bernama Kamarul Ariffin Nor Sadan.
Menurut dokter Kamarul, kejadian jarum pentul (pin) lepas dan tertelan ini bukan sekali saja. Tapi sudah sering terjadi.
Melalui Facebook, dokter Kamarul menceritakan pengalaman seorang wanita yang tertelan jarum pentul saat memasang jilbab.
" Semalam tim Respiratory UKMMC mengeluarkan sebatang pin dari paru-paru kiri wanita melalui prosedur rigid bronchoscopy. Ngeri!" tulisnya.
Dia kemudian menjelaskan bagaimana jarum pentul tajam berukuran kecil itu bisa masuk ke dalam paru-paru pasiennya.
Wanita ini tertelan jarum pentul yang dijepit dengan bibirnya saat memasang jilbab. Jarum itu terlepas dari jepitan bibir disebabkan oleh batuk, bersin, tarik napas atau terlepas saat tanpa sengaja membuka mulut ketika mematut di depan cermin.
Karena itu, dokter Kamarul menyarankan agar para Muslimah meninggalkan kebiasaan menjepit jarum pentil dengan bibir saat memasang jilbab.
Postingan dokter Kamarul mendapat apresiasi dari para netizen. Meski berbahaya, mereka mengakui menjepit jarum pentul dengan bibir saat memasang jilbab sudah jadi kebiasaan.
Seorang netizen bahkan menceritakan pengalamannya ketika tertelan jarum itu saat memasang jilbab.
" Dulu pernah mengalaminya sendiri. Harus opname di rumah sakit selama sebulan karena dokter ingin jarum itu keluar bersama kotoran. Ternyata, cara itu tidak berhasil. Terpaksa aku menjalani prosedur rigid bronchoscopy," tulis seorang netizen.
" Pernah juga terjadi pada teman saya, Dokter. Dia sedang memasang jarum pada jilbab ketika salah satu teman tiba-tiba membuat kaget. Dia tertelan jarum, bukan hanya satu tapi dua. Dia langsung dikirim ke unit gawat darurat. Beruntung, kedua pin itu bisa dikeluarkan," kata netizen yang lain.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam