Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Terungkap, Begini Kondisi Rekaman CCTV di TKP Penemuan Jasad Yodi Prabowo

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 24 Juli 2020 16:23
Terungkap, Begini Kondisi Rekaman CCTV di TKP Penemuan Jasad Yodi Prabowo
Polisi mengumpulkan rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo.

Dream - Polisi mengumpulkan rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Rekaman yang dianalisa itu diambil dari sejumlah CCTV yang terpasang dari kantornya di Metro TV menuju ke Jalan Ulujami Raya Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mochammad Irwan Susanto, penyidik berusaha mencari tahu orang yang bersama Yodi Prabowo sebelum ditemukan tak bernyawa.

" CCTV ada banyak (yang disita), setiap jalan, kami ambil, kami proses. Semoga ada jejak di sana. Kami mintakan juga (CCTV di kantor korban dan yang terpasang di tol Pesanggrahan)," kata Irwan, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 24 Juli 2020.

1 dari 7 halaman

Namun, kata Irwan, polisi menemui hambatan pada saat mempelajari beberapa rekaman CCTV. Sebab, sebagian gambar yang ditampilkan kurang jelas. Karena itu, penyidik perlu melibatkan tim laboraturium forensik.

" CCTV sedang proses uji laboratorium. Ada yang gambarnya buram, ada gambar yang bagus. Karena tidak jelasnya, kami minta bantu laboratorium dengan alat khusus sehingga mempermudah kita melihat," ucap dia.

Irwan menambahkan, kendala lain rekaman CCTV menyorot area sekitar TKP penemuan jasad Yodi Prabowo telah terhapus. " Yang sangat dekat dengan TKP itu sudah terhapus, tapi kita berupaya mencari agar terang perkara ini," ujar Irwan.

2 dari 7 halaman

Misteri Curhat Editor Metro TV Yodi Prabowo Sebelum Tewas, Polisi Bicara Pelaku

Dream - Sebelum ditemukan meninggal dunia pada 10 Juli 2020, Yodi Prabowo ingin bercerita tentang sesuatu kepada sang ibu. Namun, sebelum cerita itu disampaikan, editor Metro TV itu ditemukan meninggal dunia.

" Terakhir di rumah itu, mamanya cerita, katanya (Yodi) mau nyampein sesuatu, tapi enggak jadi," kata ayah Yodi, Suwandi, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 24 Juli 2020.

Yodi Prabowo juga sempat ingin bercerita kepada kekasihnya, Suci Fitri. Namun, juga urung dilakukan. Entah apa yang sedang menjadi masalah Yodi, hingga ajal menjemput, curahan hati itu masih menjadi misteri.

3 dari 7 halaman

Sementara, dua pekan sudah polisi mengusut kasus kematian Yodi. Namun hingga saat ini polisi belum juga mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku.

" Pelaku belum ketemu, tapi saya tidak mengambil kesimpulan itu bunuh diri sekarang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, dikutip dari Liputan6.com.

Meski demikian, Ade berjanji akan mengungkapkan hasil penelidikan kasus dugaan pembunuhan ini dalam waktu dekat. Polisi akan membeberkan semua temuan yang didapat selama proses penyelidikan.

4 dari 7 halaman

" Makanya nanti dalam waktu dekat, satu dua hari ini saya akan umumkan hasil penyelidikan dari semua sisi. Supaya tidak mengulang fakta yang kita dapatkan," tambah Ade.

Penyidik, kata Ade, akan mengungkap titik terang misteri kematian Yodi Prabowo. " Dalam waktu dekat kita akan sampaikan keseluruhan hasil penyelidikan," kata Ade.

5 dari 7 halaman

Mengejutkan! Pemilik Sidik Jari pada Pisau di TKP Jasad Yodi Prabowo Terungkap

Dream - Fakta baru kasus dugaan pembunuhan Yodi Prabowo kembali terungkap. Kini, polisi berhasil mengidentifikasi sidik jari dan DNA pada pisau yang berada di lokasi penemuan jasad editor Metro TV itu.

" Sidik jari yang ditemukan adalah sidik jari korban dan juga DNA korban sendiri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 22 Juli 2020.

Meski demikian, tambah Yusri, penyidik dan tim forensik terus melakukan pemeriksaan terhadap seluruh alat bukti yang ada untuk secepatnya menguak kasus ini.

" Ini masih hasil sementara. Kami masih mendalami, oleh tim labfor masih terus melakukan pendalaman. Mudah-mudahan secepatnya akan kita sampaikan," ujarnya.

6 dari 7 halaman

Menurut Yusri, pisau ditemukan di bawah jasad Yodi. Berdasar keterangan saksi, jasad Yodi dalam posisi tertelungkup saat ditemukan. Sebuah pisau ditemukan di bawah jasad, namun tidak menancap.

" Pada saat itu kondisi korban menurut keterangan saksi di awal dalam telungkup, di bawahnya ada pisau saat itu," kata Yusri.

Dia menambahkan, polisi telah menyortir keterangan dari 34 saksi. Dari hasil singkronisasi dengan temuan di lapangan, ada saksi yang mungkin akan diperiksa kembali.

" Ada yang bisa jadi saksi kunci di sini," kata dia.

7 dari 7 halaman

Sementara itu, tim dokter forensik yang melakukan otopsi jasad Yodi Prabowo juga menyatakan tidak ada luka yang diakibatkan pukulan benda tumpul. Yusri menyebut, luka yang ditemukan hanyalah luka tusukan benda tajam serta sayatan.

" Ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar dia.

Namun, tambah Yusri, masih terlalu dini untuk menyimpulkan kematian Yodi akibat aksi bunuh diri. " Belum bisa disimpulkan ke sana," ucap Yusri.

Beri Komentar