Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anies Baswedan (Foto: Instagram)
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, geram setelah salah satu petugas Penangan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kelapa Gading Barat, menjadi korban tabrak lari hingga tewas pada Kamis, 23 Juli 2020.
Melalui akun Instagram pribadi, Anies meluapkan kemarahannya pada sang pelaku tabrak lari yang dia nilai tak bertanggungjawabnya.
Petugas PPSU Pemprov DKI, Taka, 43 tahun, yang menjadi korban tabrak lari meninggalkan seorang istri dan anaknya yang masih berusia tiga bulan.

Anies dengan tegasnya meminta pelaku tabrak lari segera menyerahkan diri ke kepolisian dan meminta maaf kepada keluarga Taka.
" Hai kau pengecut! Datangi kami, laporkan diri. Ambil tanggungjawab," tulis Anies pada unggahan Instagram, Kamis 23 Juli 2020.
Anies meminta pelaku tabrak lari melihat wajah anak Taka dan istrinya yang harus menerima kenyataan bahwa ayah serta suami telah pergi untuk selamanya.
Anies mengingatkan kepada pelaku bahwa ia bisa melarikan diri di dunia tetapi tidak bisa lari dari tanggungjawab dihadapan Sang Pencipta.
" Kalau kau terus sembunyi, ingat, Kau mungkin bisa melarikan diri dari tanggung-jawab di dunia, tapi ingat kau tidak akan bisa lepas dari tanggung-jawab di hadapan Allah," ungkap Anies.
Usai menabrak, pelaku diketahui menabrak Taka yang sedang bertugas menyapu jalanan. Pelaku langsung melaju dan meninggalkan Taka yang bersimbah darah.
" Kau tinggalkan ia terkapar di jalanan, kau pikir yang kau tabrak itu gelondongan kayu!?" tegas Anies.
Dalam unggahannya, Anies pun mengenang sosok Taka sebagai pekerja keras. Setiap hari mulai pukul 3.00 WIB dini hari, Taka sudah berangkat dari rumah untuk menghidupi keluarga kecilnya.
" Dia pekerja keras. Dia membersihkan jalanan disaat mayoritas masih terlelap," ucap Anies.
Anies pun tak lupa meminta masyarakat turut mendoakan Taka serta keluarga yang ditinggalkannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya