BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Shutterstock)
Dream - Beredar kabar di sosial media yang menyatakan corona bukanlah sebuah virus melainkan infeksi bakteri. Pasien pun dapat sembuh hanya dalam satu hari perawatan.
Menurut penelusuran yang dilansir dari merdeka.com, data-data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), informasi tersebut tidak benar.
Akun Facebook Amod Kumar menunggah sebuah narasi pada 8 Agustus 2020 yang mengatakan WHO telah menipu dunia.
Berikut narasi unggahannya:
" Akhirnya W.H.O. mencurangi dunia, Corona bukan Virus tetapi infeksi bakteri dan pasien hanya dapat menyembuhkan dalam satu hari. Lihat video ini dan viralkan kirim sebanyak mungkin."

Dilansir dari Cek Fakta merdeka.com, menemukan hasil dari artikel yang diunggah dari Kompas.com berjudul '[HOAKS] Covid-19 Disebabkan Bakteri, Bisa Sembuh dalam Waktu 1 Hari.'
Dalam laman resmi World Health Organization (WHO) dijelaskan bahwa, penyakit yang disebutkan virus corona jenis baru (Covid-19) disebabkan oleh virus, bukan oleh bakteri.
Virus corona jenis baru ini berada dalam keluarga virus yang disebut coronaviridae. Antibiotik tidak bekerja melawan virus.
" Sejumlah orang yang menderita Covid-19 juga dapat mengembabkan infeksi bakteri sebagai komplikasi. Dalam kasus ini, antibiotik mungkin direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan," tulis WHO.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa Covid-19 disebabkan oleh virus corona yang disebut SARS-CoV-2.
Virus corona adalah keluarga besar virus yang umum ada pada manusia dan banyak hewan, termauk unta, sapi, kucing, dan kelelawar. Namun, jarang terjadi virus corona pada hewan dapat menginfeksi manusia dan kemudian menyebar antarmanusia. SARS-CoV-2 adalah virus betacorona, seperti MERS-CoV dan SARS-CoV.
Ketiga virus ini berasal dari kelelawar. Namun, sumber pasti dari Covid-19 tidak diketahui.

Terkait obat pasien Corona, WHO menegaskan bahwa antibiotik tidak bekerja melawan virus. WHO juga menegaskan hingga saat ini belum ada obat berlisensi untuk menyembuhkan Covid-19.
Terkait waktu penyembuhan pasien terinfeksi corona, berdasarkan laporan penelitian WHO-China pada Februari 2020, waktu rata-rata dari permulaan hingga pemulihan klinis pada kasus ringan sekitar 2 minggu.
Untuk pasien dengan penyakit parah atau kritis butuh waktu 3-6 minggu. Data awal penelitian menunjukkan bahwa periode dari permulaan hingga perkembangan penyakit parah, termasuk hypoxia, adalah 1 minggu. Di antara pasien yang meninggal, waktu permulaan gejala hingga hasil akhir berkisar 2-8 minggu.
Gejala-gejala pada penderita Covid-19, termasuk gejala pernapasan ringan dan deman, rata-rata 5-6 hari setelah terinfeksi virus (rata-rata masa inkubasi 5-6 hari, kisaran 1-14 hari).
Kabar Covid-19 adalah bakteri bukan virus dan penderita Covid-19 bisa disembuhkan dalam satu waktu bukan virus tidak benar. Berdasarkan laporan penelitian WHO-China pada Februari 2020, waktu rata-rata dari permulaan hingga pemulihan klinis pada kasus ringan sekitar 2 minggu.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
