Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Walikota Bogor Bima Arya (Foto: Liputan6.com)
Dream - Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Badan Narkotika Nasional (BNN) yang terletak di Lido, Kabupaten Bogor, akan diubah menjadi tempat isolasi bagi pasien positif tanpa gejala (OTG) asal Kota Bogor.
Keputusan itu dibuat setelah penandatangan kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan BNN pada Senin 7 Septmber 2020. Perjanjian kerja sama ini merupakan bagian dari penanganan dan perawatan pasien Covid-19 di Kota Bogor.
" Selama ini pasien tanpa gejala dirawat di rumah sakit. Semestinya itu diprioritaskan untuk pasien dengan gejala," jelas Wali Kota Bogor Bima Arya usai meninjau ruang isolasi di PPSDM BNN Lido, Senin 7 September 2020.
Menurut Bima, kapasitas ruang rawat inap untuk pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan sangat terbatas. Pemkot Bogor membuat langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kasus positif baru di Kota Bogor dengan menjadikan PPSDM Lido sebagai tempat isolasi.
" Jadi kita antisipasi menambah kapasitas di PPSDM Lido. Di sini tempatnya sangat ideal. Saya mengapresiasi BNN yang bersedia tempatnya dijadikan isolasi pasien COVID-19," kata dia.
Bima mengatakan, apabila nanti ditemukan pasien positif tanpa gejala maka akan diisolasi di PPSDM. Namun dengan beberapa pertimbangan antara lain, rumah pasien tersebut tidak layak atau adanya keberatan dari warga.
" Jadi tidak perlu lagi diisolasi di RSUD atau rumah sakit swasta tapi di arahkan kesini. Kecuali kalau rumahnya memungkinkan itu bisa isolasi mandiri di rumah," kata dia.
Bima menambahkan, salah satu upaya untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yakni menambah kapasitas ruang isolasi. Data Dinas Kesehatan mencatat, dari total 252 pasien positif Covid-19, 47 persen merupakan OTG.
" Salah satu indikator peningkatan status dari zona merah ke oranye ke kuning adalah ketersediaan ruang rawat inap di rumah sakit," kata dia.

Direktur PascaRehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN Pusat Budiyono menjelaskan, pemanfaatan PPSDM BNN Lido ini sebagai kontribusi BNN dalam upaya penanganan dan perawatan pasien COVID-19 salah satunya di Kota Bogor.
" Di tempat ini tersedia 22 ruangan terdiri 122 tempat tidur. Fasilitasnya juga sangat lengkap," kata Kasatgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 BNN.
Tak hanya memberikan fasilitas ruang isolasi, BNN juga menyediakan layanan medis dan psikologis hingga mobil ambulans.
" Banyak dokter ahli jiwa, psikolog dan ahli olahraga. Jadi setiap hari kita berikan latihan olahraga sesuai kebutuhan pasien. Diharapakan yang diisolasi disini tidak lama sembuh," kata dia.
Sementara itu, Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, PPSDM baru efektif bisa digunakan sekitar pekan depan.
" Karena ada beberapa tahapan yang belum selesai. Dimulai minggu depan lah," ujarnya.
Menurutnya, nantinya akan ada petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor yang terus memantau pasien yang diisolasi di PPSDM Lido.
" Kalau ada kasus baru berstatus OTG di Kota Bogor nanti petugas dari Dinkes tinggal koordinasi dengan BNN," ujarnya.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya