Innalillahi, Mantan Menteri Abdul Malik Fadjar Meninggal Dunia

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 8 September 2020 08:55
Innalillahi, Mantan Menteri Abdul Malik Fadjar Meninggal Dunia
Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan Malik Fadjar punya kiprah besar terhadap pengembangan pendidikan Islam.

Dream - Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Menteri Abdul Malik Fadjar meninggal dunia pada Senin, 8 September 2020.

Abdul Malik Fajar adalah sosok yang sangat perhatian terhadap dunia pendidikan. Sesepuh Muhammadiyah ini pernah menjabat sebagai Menteri Agama era Presiden BJ Habibie dan Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan keluarga besar Kementerian Agama sangat kehilangan atas kepergian Fadjar. Malik dinilai sebagai sosok yang sangat berperan dalam pengembangan pendidikan Islam.

" Ini menjadi kehilangan besar bagi kami Keluarga Kementerian Agama. Bukan saja pernah menjabat sebagai Menteri Agama, tapi beliau juga merupakan tokoh pengembangan pendidikan Islam," ujar Fachrul.

Fachrul mengatakan Malik memiliki kiprah sangat besar dalam dunia pendidikan Islam. Lahir dan besar di lingkungan Muhammadiyah, Malik adalah produk pendidikan Kementerian Agama.

 

 

1 dari 1 halaman

Kiprah Malik Fadjar

Malik menamatkan gelar Doktorandus (Drs) dari Fakultas Tarbiyah Cabang Sunan Ampel Surabaya pada 1972. Saat ini, fakultas tersebut menjadi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Malik memulai karirnya sebagai guru pada Sekolah Rakyat Negeri (SRN). Pada 1995, diangkat menjadi Direktur Jenderal pada Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

" Saat menjadi Dirjen, lalu Menteri Agama, beliau banyak melakukan pembenahan dan inovasi, antara lain pengembangan manajemen berbasis sekolah, serta Madrasah Aliyah Model dan Madrasah Aliyah Keterampilan. Beliau ikut berjasa dalam pengembangan pendidikan Islam," kata Fachrul.

Atas jasanya yang begitu besar terhadap Bangsa dan Negara, Malik dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden BJ Habibie. Tanda kehormatan ini tertuang dalam Keppres Nomor 076/TK/TH 1999 tanggal 13 Agustus 1999.

Beri Komentar