Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemakaman Jenazah Covid-19 Di TPU Pondok Ranggon (Foto: Liputan6.com)
Dream - Lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur hampir penuh oleh pasien yang meninggal dunia. Diperkirakan areal pemakaman khusus tersebut sudah tak bisa lagi menampung jasad baru pada Oktober 2020.
Komandan Regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 1.100 lubang pemakaman untuk jenazah Covid-19 sejak akhir Agustus 2020.
" Kita sudah menyiapkan 1.100 untuk unit Islam 850 dan Kristen 250. Kalau kita di sini hanya menyiapkan petaknya dan pemakaman," kata Nadi saat dihubungi Liputan6.com, Minggu 6 September 2020.

Dia menjelaskan, dalam satu pekan, pihaknya dapat memakamkan sebanyak 180 jenazah dengan protokol Covid-19. Namun, jumlah tersebut tidak dapat diprediksi kepastiannya.
" Hari ini saja sampai siang tadi sudah memakamkan sebanyak 16 jenazah. Satu minggu bisa 180, jadi bisa diperkirakan sampai kapan," jelasnya.
Positivity rate kasus virus corona Covid-19 di DKI Jakarta masih terus meningkat. Dalam sepekan terakhir, positivity rate atau persentase kasus positif di ibu kota naik menjadi 13,1 persen.
" Persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,7 persen," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Minggu 6 September 2020.
Angka tersebut masih di atas standar positivity rate Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen. Pada minggu lalu, positivity rate Covid-19 di Jakarta dalam sepekan sebesar 11,2 persen.
Perubahan positivity rate tersebut tak lepas dari kasus positif Covid-19 di ibu kota yang masih terus bertambah signifikan. Pada Sabtu 5 September 2020 kemarin, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 842 pasien.
Dwi menyampaikan, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta kini tercatat mencapai 45.446 orang.
" Dari jumlah tersebut, 33.991 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,6 persen," ujarnya.
Sedangkan kasus aktif Covid-19, tercatat masih ada 10.178 orang menjalani perawatan atau isolasi. Lalu, sebanyak 1.277 orang meninggal dunia akibat Covid-19 dengan persentase tingkat kematian 2,8 persen.(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya