Duh! TPU Pondok Ranggon Bulan Depan Tak Bisa Lagi Tampung Jenazah Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 7 September 2020 16:01
Duh! TPU Pondok Ranggon Bulan Depan Tak Bisa Lagi Tampung Jenazah Covid-19
TPU Pondok Ranggon diperkirakan akan penuh pada Oktober 2020.

Dream - Lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur hampir penuh oleh pasien yang meninggal dunia. Diperkirakan areal pemakaman khusus tersebut sudah tak bisa lagi menampung jasad baru pada Oktober 2020.

Komandan Regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 1.100 lubang pemakaman untuk jenazah Covid-19 sejak akhir Agustus 2020.

" Kita sudah menyiapkan 1.100 untuk unit Islam 850 dan Kristen 250. Kalau kita di sini hanya menyiapkan petaknya dan pemakaman," kata Nadi saat dihubungi Liputan6.com, Minggu 6 September 2020.

 

1 dari 3 halaman

Sepekan Makamkan 180 Jenazah

Ilustrasi Nakes Perawat Pasien Covid-19© Liputan6.com

Dia menjelaskan, dalam satu pekan, pihaknya dapat memakamkan sebanyak 180 jenazah dengan protokol Covid-19. Namun, jumlah tersebut tidak dapat diprediksi kepastiannya.

" Hari ini saja sampai siang tadi sudah memakamkan sebanyak 16 jenazah. Satu minggu bisa 180, jadi bisa diperkirakan sampai kapan," jelasnya.

 

2 dari 3 halaman

Rasio Pasien Positif di Jakarta Melebihi Standar WHO

Positivity rate kasus virus corona Covid-19 di DKI Jakarta masih terus meningkat. Dalam sepekan terakhir, positivity rate atau persentase kasus positif di ibu kota naik menjadi 13,1 persen.

" Persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,7 persen," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Minggu 6 September 2020. 

Angka tersebut masih di atas standar positivity rate Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen. Pada minggu lalu, positivity rate Covid-19 di Jakarta dalam sepekan sebesar 11,2 persen.

 

3 dari 3 halaman

Perubahan positivity rate tersebut tak lepas dari kasus positif Covid-19 di ibu kota yang masih terus bertambah signifikan. Pada Sabtu 5 September 2020 kemarin, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 842 pasien.

Dwi menyampaikan, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta kini tercatat mencapai 45.446 orang.

" Dari jumlah tersebut, 33.991 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,6 persen," ujarnya.

Sedangkan kasus aktif Covid-19, tercatat masih ada 10.178 orang menjalani perawatan atau isolasi. Lalu, sebanyak 1.277 orang meninggal dunia akibat Covid-19 dengan persentase tingkat kematian 2,8 persen.(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar