Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Sadio Mane, Pesepakbola Yang Dikenal Sederhana (Foto: Shutterstock)
Dream - Gelandang serang klub papan atas Inggris, Liverpool, Sadio Mane menjadi bintang dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champion. Mane mencetak dua gol ke gawang Bayern Munich.
Kegemilangan Mane menorehkan brace membuatnya disorot banyak pihak. Sosok pemain murah senyum itu juga kerap tampil sederhana di luar lapangan hijau.
Penyerang timnas Senegal ini juga sempat terlihat membantu membersihkan toilet di sebuah masjid di Liverpool pada November 2018.
Gambar itu, yang secara luas dibagikan di media sosial, sangat kontras dengan citra stereotip pemain sepakbola Liga Premier yang 'dimanja'.
Kesederhanaan lain yang tampak dari Mane yaitu ketika dia pergi ke masjid. Menurut Imam Masjid Al Rahma, di Toxteth, Liverpool, Abu Usamah Al Tahabi, pemain bernomor punggung 19 di Liverpool itu pergi ke masjid dengan berjalan kaki.
" Dia sering datang ke masjid. Di rumahnya dia punya Bentley - tapi dia datang ke masjid (berjalan kaki) atau mobil yang tidak terlalu mewah, sebagai penyamaran," kata Abu dikutip dari BBC, Kamis, 14 Maret 2019.
Abu mengatakan, Mane kerap meminta jemaah di masjid itu tidak merekam aktivitasnya di masjid. Dia tidak ingin publikasi berlebihan.
" Dia bukan orang yang mencari keriuhan. Tidak ada kesombongan," ujar Abu.
Kerendahan hati ini lain juga ditunjukkan Mane. Sebelum final Liga Champions, Mei 2018, dia memberikan kaos Liverpool kepada penduduk setempat di kota kelahirannya Bambali di Senegal.
" Ada 2.000 (orang) di desa. Saya membeli 300 kaus Liverpool untuk dikirim kepada orang-orang di desa, sehingga para penggemar dapat mengenakan untuk menonton final," kata Mane. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
