Trump Berulah Lagi, Serukan Pembunuhan Keluarga Anggota ISIS

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 17 Desember 2015 09:03
Trump Berulah Lagi, Serukan Pembunuhan Keluarga Anggota ISIS
Trump kembali membuat pernyataan kontroversial. Kali ini, dia menyerukan pembunuhan keluarga anggota ISIS untuk menghentikan aksi kelompok itu.

Dream - Kandidat calon presiden Partai Republik Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Setelah akan melarang muslim masuk Amerika Serikat, kini Trump menyerukan pembunuhan terhadap keluarga anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Pernyataan ini kembali dia tujukan kepada umat Islam. Trump pun seolah tanpa beban mengeluarkan pernyataan tersebut.

Trump membuat pernyataan ini dalam debat antarkandidat calon presiden Partai Republik yang disiarkan oleh CNN.

Untuk menguatkan pernyataan, Trump menyebut para teroris lebih peduli dengan keluarganya dibandingkan apapun. Untuk itu, kata Trump, pembunuhan terhadap keluarga anggota ISIS merupakan langkah efektif mencegah aksi teror kelompok tersebut.

Ketika Anda menangkap teroris, Anda harus mengambil keluarga mereka. Mereka peduli terhadap hidup keluarganya, jangan membohongi diri Anda. Ketika mereka mengatakan tidak peduli dengan hidupnya, ambil keluarganya," kata Trump.

Trump ternyata mengulangi pernyataan ini. Pernyataan yang sama sebelumnya pernah dilontarkan Trump pada 2 Desember lalu kepada Fox News.

Pernyataan Trump lantas dibantah oleh rivalnya, Gubernur Florida Jeb Bush. Bush menganggap pernyataan Trump hanyalah omong kosong.

" Ini merupakan contoh lain dari kurangnya keseriusan. Ini bermasalah. Ini gila. Ini tidak masuk akal," kata Bush.

(Ism, Sumber: moroccoworldnews.com)

Beri Komentar
Ria Irawan Larang Rano Karno Jenguk Dirinya, Kenapa?