Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Citilink (Shutterstock.com)
Dream - Pesawat Citilink QG 944 rute Jakarta-Batam dilaporkan mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin petang, 27 September 2021. Pesawat ini mengalami insiden pada bagian dalam kabin.
VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Diah Suryani, menjelaskan, pendaratan darurat diputuskan pilot karena lampu emergency menyala. Pemicunya, seorang anak yang duduk di bangku dekat dengan pintu darurat melepas tutup pelindung tuas darurat di luar pengawasan orangtuanya.
Insiden itu membuat awak kabin segera bertindak. Lalu menginformasikan hal itu kepada pilot.
" Captain segera memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Bandara terdekat untuk dilakukan pengecekan secara teknis kondisi pesawat," ujar Diah, dalam keterangan tertulis.
Usai pesawat mendarat, anak dan orangtuanya dimintai keterangan oleh awak kabin dan otoritas berwenang. Setelah pemeriksaan pesawat dinyatakan selesai, penerbangan dilanjutkan menuju Batam.
" Dapat kami informasikan bahwa sebelum melanjutkan perjalanan ke Batam, telah dilakukan pengecekan oleh Citilink, tim teknik, serta otoritas berwenang dan hasil menunjukkan bahwa pesawat dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan," terang Diah.
General Manager Angkasa Pura II, Tommy Arisdianto, mengatakan pemeriksaan pesawat berjalan tidak terlalu lama. Setelah dipastikan aman, pesawat QG 944 terbang kembali.
" Habis Maghrib pesawat sudah melanjutkan penerbangan ke Batam," kata dia.
Sebanyak empat orang dinyatakan tidak bisa melanjutkan penerbangan. Mereka terdiri dari dua dewasa dan dua anak-anak.
" Kalau tidak salah ada empat orang dewasa dan dua anak-anak yang menunda keberangkatan," kata dia, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya