Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Eberita.org)
Dream - Tidak ada yang bisa mengukur kasih sosok seorang ayah pada anaknya yang kadang kehadirannya dikalahkan oleh seorang ibu.
Memang ibu lah yang menyusui kita, namun tahukah Anda air susu itu adalah hasil dari peluh seorang ayah yang berjuang mencari rezeki yang halal.
Dialah seorang ayah yang mengajarkan kita tentang kebaikan, menjelaskan pada kita tentang makna kehidupan, dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang.
Dan ketika anak perempuannya bakal menjadi istri orang lain, seorang ayah akan memiliki perasaan yang bercampur baur antara gembira dan sedih. Gembira karena anaknya bakal mendirikan rumah tangga, sedih karena tanggung jawabnya sudah lepas.
Hal itulah yang ditumpahkan oleh seorang ayah dengan akun Facebook Shankly List. Ia selalu teringat putrinya yang baru saja menikah dengan pria pilihan hatinya. Berikut curahan sang Ayah:
" Akhirnya saat yang dinanti tiba juga, tapi ditakuti oleh seorang ayah dan ibu. Perasaan bercampur baur antara senang dan sedih.
Bimbang dan kasihan saat melepaskan genggaman pada anak perempuan yang digendong sejak kecil lalu diserahkan pada seorang pria yang kini dipanggil suami.
Selalu mengharapkan putri kami dijaga dengan baik sama seperti kami menjaga dia. Melindungi martabat, aurat dan akidahnya, serta memelihara sholat dan amal ibadahnya. Semoga dia dibimbing menjadi istri yang solehah.
'Surgamu kini telah berpindah ke suami...'
(Ism)
© Dream
Dream - Kepada anakku Mardhati Husna, ketahuilah bahwa surgamu kini telah berpindah ke suami. Jadilah istri yang taat dan bertanggung jawab.
Ayah dan ibu berdoa semoga Allah bantu melindungimu dan suami. Ayah tidak bisa lagi menengok di jendela dan menunggu depan pintu kapan kamu pulang setelah seharian kerja.
Tidak lagi kirim pesan Whatsapp menanyakan kapan kamu akan pulang setelah keluar bersama teman-teman perempuanmu.
Tidak lagi masuk kamarmu, mencium dahi tiap malam sebelum kamu tidur meskipun kamu sudah berusia 23 tahun.
Tidak lagi menyelimutimu dan mengambil ponsel dari tanganmu ketika kamu sudah terlelap.
Ayah ingin dan rindu melakukan semua itu lagi. Tapi ayah harus terima kenyataan kamu kini sudah menjadi seorang istri.
Maafkan ayah jika dalam sehari dua hari ini masih kirim pesan ke Whatsapp menanyakan kapan kamu pulang. Ayah lupa kalau kamu sekarang menetap di tempat lain.
Kita juga pernah berpisah selama kamu kuliah. Tapi sungguh beda rasanya terpisah kali ini.
Berilah ayah, ibu dan adik adik sedikit lagi waktu untuk menyesuaikan diri dengan keadaan ini karena tidak mudah melepaskan satu-satunya anak perempuan ayah.
Melihat semua foto-foto lama, masih tak percaya kamu sekarang sudah bergelar istri. Kami lepaskan kamu dari rumah, tapi tidak dari hati kami.
Karena 'kamu akan selalu menjadi putri kami. Ada yang bilang 'jika kamu mencintai seseorang, kamu harus melepaskannya'. Ayah setuju dengan itu tapi lebih mudah mengatakannya daripada menjalaninya."
(Sumber: eberita.org)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya