Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Sepatu. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Presensi (atau pengisian daftar hadir) dilakukan orang-orang untuk menandakan kehadiran dalam suatu kegiatan. Presensi biasanya ada di kelas, kantor, atau tempat penyelenggaraan acara formal.
Awalnya, pengisian daftar hadir ini dilakukan secara manual, yaitu memberikan tanda centang pada kolom daftar nama. Lambat laum, proses pengisian daftar hadir ini semakin maju. Ada yang pembubuhan tanda tangan di daftar nama, menempelkan kartu presensi, bahkan ada juga mengisi presensi dengan mata.
Tapi, semua itu masih kalah keren dengan metode presensi dengan satu ini: sepatu. Untuk mengisi daftar hadir, seseorang cukup menginjakkan sepatu khusus di atas keset. Dengan begitu, orang tersebut sudah mengisi daftar kehadiran.
Cara ini adalah inovasi yang dibuat oleh siswa SMK Bandung Selatan, Cibaduyut, Bandung. Mereka membuat sistem presensi dengan cara yang cukup mudah. Hal ini disebabkan ada sensor chip yang tersimpan di dalam sepatu dan di keset yang telah disediakan. Chip di sepatu ini terhubung dengan jaringan komputer.
Salah satu penemu metode presensi ini adalah Sadad Illahi. Sadad mengatakan sistem ini dirancang untuk mempermudah siapa pun mengisi daftar hadir tanpa harus mengantre. Baca selengkapnya di sini.
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya