Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alquran Kuno (portalmadura.com)
Dream - Di Pulau Madura, Jawa Timur, tepatnya di Desa Banraas Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tersimpan warisan khazanah Islam. Warisan itu berupa sebuah mushaf Alquran kuno.
Mushaf Alquran milik Kepala Dusun Kalompang, Salam, tertulis di atas kertas kayu. Konon, Alquran itu ditulis dengan tangan dalam waktu singkat oleh sosok yang diyakini bernama Kiai Si'im bin Sumati.
Kiai Si'im diyakini tinggal Pantai Ropet, ujung timur Pulau Giliyang. Dari tampilan fisiknya, mushaf tersebut diperkirakan ditulis antara 1672 Masehi hingga 1766 Masehi.
Menurut cerita yang beredar, Alquran tersebut ditulis oleh Kiai Si'im sembari menunggang kuda. Sang tokoh berharap bisa merampungkan tulisan Alquran genap 30 juz sembari berkeliling pulau.
Sayangnya, kuda yang ditunggangi Kiai Si'im sudah lebih dulu mencapai satu putaran berkeliling pulau. Alhasil, penulisan baru selesai 15 juz.
" Jadi, belum lengkap menulis Alquran 30 juz, kuda itu sudah temmo gellang (keliling pulau mencapai satu putaran)," ujar salah satu warga, Ahyak Ulumuddin, dikutip dari portalmadura.com.
Mushaf tersebut kini disimpan Tolak Ani, yang merupakan keturunan dari K Dulhaja. Sedangkan K Dulhaja sendiri merupakan keturunan Daeng Karaeng Masalle yang hidup mulai 1715 sampai 1793.
Daeng Karaeng Masalle lahir di Makassar. Pada 1766 datang ke Giliyang untuk menyebarkan Islam.
(Sah,Sumber: portalmadura.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya