Untuk Takziyah Habibie, Ganjil Genap Ditangguhkan

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 12 September 2019 10:03
Untuk Takziyah Habibie, Ganjil Genap Ditangguhkan
Ganjil genap akan kembali diberlakukan pada sore hari.

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah pengumuman penangguhan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan.

" Untuk beri kesempatan masyarakat yang hendak takziyah ke rumah duka almarhum Pak Habibie, maka khusus Kamis pagi, 12 September aturan ganjil genap tidak berlaku di Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Soebroto, dan Jalan MT Haryono," ujar Anies, di Instagram pribadinya @aniesbaswedan, diakses Kamis, 12 September 2019.

 Ganjil Genap

Aturan ganjil-genap akan kembali berlaku pada sore hari sejak pukul 16.00 hingga 20.00 WIB.

Dilaporkan Liputan6.com, Anies sempat melayat ke rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII, Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat takziyah, Anies menyebut Habibie telah memberi kesempatan banyak anak-anak sekolah kuliah. " Begitu banyak anak-anak yang dikirim ke universitas terkemuka untuk belajar teknologi," kata dia.

 

1 dari 5 halaman

BJ Habibie Meninggal, Pemerintah Tetapkan 3 Hari Berkabung Nasional

Dream - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, hari meninggalnya Presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie ditetapkan sebagai hari berkabung nasional.

Pemerintah menetapkan hari berkabung nasional akan berlangsung selama tiga hari mulai besok, 12 September 2019 hingga Sabtu, 14 September 2019.

" Kami mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," kata Pratikno, Rabu, 11 September 2019.

Pratikno mengatakan, imbauan yang dia sampaikan juga berlaku untuk lembaga negara baik di dalam maupun luar negeri.

" Imbauan juga kepada kantor lembaga negara, kantor pemerintah, baik di dalam dan luar negari, untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," ujar dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

2 dari 5 halaman

Doa Ibas: Semoga BJ Habibie Bertemu Ainun dan Ani Yudhoyono

Dream - Dua Putra Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyambangi RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Keduanya turut melepas kepergian Presiden Ketiga Baharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. AHY mengatakan tahun ini merupakan saat yang berat bagi bangsa Indonesia. Sebab, Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya.

" Tentu tahun ini merupakan tahun yang berat bagi kita semuanya. Kembali kita kehilangan putra terbaik bangsa, kami sekeluarga juga baru kehilangan Ibunda tercinta," ujar AHY di RSPAD.

AHY mengenal BJ Habibie sebagai negarawan yang peduli dan menaruh perhatian besar terhadap rakyat dan negara.

Senada, Ibas menyebut keluarga besar Presiden SBY menyampaikan duka cita atas meninggalnya BJ Habibie.

" keluarga besar Bapak SBY tentu berduka, prihatin dan bersedih atas kepergian dari presiden ketiga kita, Professor BJ Habibie, yang sore hari ini telah dipanggil Yang Maha Kuasa," ujar Ibas.

Dia berharap, Allah SWT mengampuni seluruh dosa-dosa dan menerima segala amal ibadah yang dilakukan oleh Habibie. Tak lupa, Ibas mendoakan agar Presiden ke-3 itu bisa bertemu dengan mendiang istrinya, Ainun Habibie.

" Saya yakin almarhum BJ Habibie akan bertemu dengan almarhumah Ibu Ainun dan saya doakan di dalamnya bertemu dengan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono," kata dia.

3 dari 5 halaman

Jokowi: Habibie Ilmuwan Dunia

Dream - Presiden Joko Widodo menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Presiden Ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf (BJ) Habibie. BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB usai menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSPAD Gatot Subroto.

" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan Pemerintah menyampaikan duka mendalam, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak Prof BJ Habibie tadi jam 18.05 di RSPAD Gatot Subroto," ujar Jokowi di RSPAD, Rabu 11 September 2019.

Selain sebagai presiden Indonesia ketiga, Jokowi menilai Habibie selama ini dikenal sebagai sosok ilmuwan dunia. Presiden juga mengagumi BJ Habibie sebagai bapak teknologi Indonesia, serta presiden ketiga Republik Indonesia.

" Beliau berpulang ke rahmatullah dalam usia 83 tahun dan nantinya dari Rumah Sakit Gatot Subroto akan dibawa ke rumah duka beliau di Kuningan," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyematkan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

" Dan bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan Bapak Profesor BJ Habibie semasa hidupnya," kata Jokowi.

4 dari 5 halaman

BJ Habibie Meninggal Dunia

Dream - Indonesia kembali berduka. Presiden Ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia.

" Hari ini pada Rabu, 11 september 2019 pukul 18.05 WIB Presiden Ketiga BJ Habibie meninggal dunia," ujar putra kedua Habibie, Thareq Habibie, dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Subroto.

Thareq menjelaskan tim dokter sudah melakukan upaya yang maksimal. Namun kondisi tidak bisa diprediksi.

" Kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mohon doanya saja," kata Thareq.

Habibie meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, Habibie dirawat di ruang ICU.

5 dari 5 halaman

BJ Habibie Wafat, Putra Bungsu: `Jantungnya Berhenti Beraktivitas`

Dream - Kabar duka menyelimuti bangsa Indoensia, Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia hari ini, Rabu, 11 September 2019, sekitar pukul 18.03 WIB.

" Saya harus menyampaikan ini, bahwa ayah saya, Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

Thareq menjelaskan, salah satu penyebab " Bapak Teknologi Indonesia" itu berpulang yakni karena penyakit jantung yang diidapnya.

" Jantungnya sudah berhenti beraktivitas," ungkapnya. 

Menurut Thraeq, kondisi sang ayah memang terus menurun karena usianya yang sudah sepuh. Namun, Habibie masih tetap menjalani aktivitas yang sangat banyak.

" Meninggal karena sudah menua, kemarin kan saya katakan gagal jantung karena penuaan," ujarnya

Thareq yang mendampingi sang ayah jelang akhir hidupnya menceritakan jika organ-organ dalam tubuh Sang Presiden melemah dan menjadi tidak kuat lagi.

" Pukul 18.05 jantungnya dengan sendirinya menyerah sampai titik akhir," kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan