Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas Melakukan Tes Swab Covid-19 (Foto: Shutterstock)
Dream - Kasus baru Covid-19 kembali menyentuh angka 6.000 setelah dua hari terakhir menunjukan penurunan. Data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 pada hari ini, Rabu, 9 Desember 2020, menjadi yang tertinggi keempat setelah sempat menyentuh angka tertinggi sebanyak 8.369 kasus baru.
Mengutip data resmi dari laman Covid19.go.id, Rabu, 9 Desember 2020, kasus baru corona dalam 24 jam terakhir bertambah sebanyak 6.058. Penambahan kasus ini membuat akumulasi kasus baru Covid-19 sudah mencapai 592.900.
Dari angka tersebut, sebanyak 87.284 di antaranya tercatat sebagai kasus aktif atau 14,7 persen dari data terkonfirmasi.
Setidaknya tercatat sudah empat kali kasus baru Covid-19 di Indonesia menyentuh angka di atas 6.000. Pertama kali tercatat terjadi pada 29 November 2020 dengan 6.267 kasus. Disusul lonjakan tinggi sekaligus rekor kasus baru sebanyak 8369 pada 3 Desember lalu.
Dua kasus baru lain yang mencatat angka di atas 6000 adalah pada 5 Desember 2020 sebanyak 6.027 dan hari berikutnya (6 Desember 2020) sebanyak 6.089 kasus.
Provinsi DKI Jakarta masih menjadi klaster penularan Covid-19 terbanyak di Indonesia dengan jumlah 145.427 kasus (25,0%). Disusul Jawa Timur 65.557 kasus (11,3%), Jawa Tengah 61.108 kasus (10,5%), Jawa Barat 60.444 kasus (10,4%), dan Sulawesi Selatan 21.914 kasus (3,8%).
Kondisi ini sayangnya tak diimbangi dengan kasus sembuh yang justru mencatat penurunan. Sebanyak 3.948 pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Dengan penambahan tersebut, total kasus sembuh saat ini sudah mencapai 487.445 kasus atau 82,2 persen dari kasus terkonfirmasi.
Hingga hari ini tercatat sudah 18.171 kasus kematian akibat Covid-19. Data terbaru menunjukan adanya penambahan kasus meninggal sebanyak 171 atau bertambah 38 kasus dalam 24 jam terakhir.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya