Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto:shutterstock)
Dream - Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan tingkat kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan selama Pilkada Serentak berada di ats 90 persen. Namun masyarakat diingatkan tidak lengah karena tahapan Pilkada belum sepenuhnya selesai.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meninta semua pihak tak berpuas diri dengan tingginya tingkat kepatuhan masyarakat dalam Pilkada Serentak 2020 ini.
Doni mengatakan potensi adanya kerumunan masih bisa terjadi karena proses pemungutan suara di sejumlah daerah belum selesai.
" Sekali lagi, tidak boleh puas dulu karena tahapan-tahapan tugas untuk Pilkada ini belum berakhir," imbau Doni Monardo dalam konferensi pers, Rabu, 9 Desember 2020.
Imbauan Doni tersebut disampaikan dengan harapan Pilkada 2020 takkan menjadi media penularan Covid-19. Tak lupa dia berpesan agar petugas dan Satgas Covid-19 tetap waspada.
" Jangan lengah, jangan kendor, selalu cerewet, selalu nyinyir, selalu mengingatkan," ujarnya.
Secara khusus Doni bahkan mengingatkan petugas untuk selalu memperhatikan perkembangan. Saat melihat ada pelanggaran, petugas diimbau langsung segera mengingatkan.
Data Satgas Penanganan Covid-19, tingkat kepatuhan masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2020 berada di atas 90 persen. Adapun kepatuhan pemilih terhadap penggunaan masker mencapai 96,59 persen.
Dalam hal menjaga jarak saat pencoblosan, tingkat kepatuhan pemilih dilaporkan mencapai 91,46 persen.
Satgas Covid-19 juga sudah menegur 128.094 pemilih Pilkada 2020 karena tak menerapkan protokol kesehatan.
Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan ini diperoleh berdasarkan hasil monitoring dari 219.748 anggota Polri, 98.100 anggota TNI, dan 47.269 anggota Satgas Covid-19.Monitoring dilakukan di 299 kabupaten/kota di 33 provinsi.(Sah)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

