Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minyak Sawit Mencemari Wilayah Laut Buton, Jumat (28/12/2018). (Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)
Dream - Angin kencang juga melanda beberapa wilayah Sulawesi Tenggara. Termasuk yang melanda Laut Buton sekitar pukul 03.00 WITA, Jumat 28 Desember 2018.
Akibat sapuan angin kencang itu, sebagian wilayah Laut Buton menguning. Setelah diselidiki, peristiwa itu karena minyak sawit mentah yang dibawa kapal tugboat TT57 tumpah.
Lokasi tumpahan berada di Perairan Tanjung Masiri, Kecamatan Batuga, Kabupaten Buton Selatan.
Minyak itu tumpah lantaran kapal tugboat mengalami goncangan usai dihantam angin kencang yang melanda wilayah itu.
Lokasi pelayaran yang berjarak sekitar 1 mil laut dari daratan Pulau Buton menguning karena tumpahan minyak sawit itu. Minyak sawit itu rencananya dibawa menuju pabrik pengolahan di wilayah Tarjun Kota Baru.
" Minyaknya ternyata diletakkan di dalam bak terbuka. Namun, kami tak mengurus itu, kapal tongkang sekarang masih di tengah laut," ujar Koordinator Pos SAR Baubau, Susandy, dilaporkan Liputan6.com, Jumat, 28 Desember 2018.
Saat ini, kata Susandy, kapal menurunkan jangkar. Sementara, 15 orang kru dan anak buah kapal dievakuasi.
Tim SAR yang mengabadikan gambar tumpahan minyak sawit mentah itu diduga menempel di sejumlah terumbu karang. Ahli kimia dari Universitas Halu Oleo Kendari, Ramadan mengatakan, perlu penanganan cepat agar minyak sawit mentah itu tak merusak ekosistem.
" Meskipun bahayanya tak seperti bensin atau oli, namun jelas berbahaya bagi ekosistem dan biota laut di wilayah itu," ujar Ramadan.
(Ism, Sumber: Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)
Dream - Hobi aneh yang dimiliki seorang nelayan asal Murmansk, Rusia menarik perhatian peselancar dunia maya.
Adalah Roman Fedortsov, pelaut yang bekerja di kapal penangkapan ikan ini kerap mengabadikan sosok makhluk aneh yang ia temukan di laut.
Foto-fotonya itu kemudian ia unggah di akun Instagram dan Twitternya, @rfedortsov_official_account. Unggahan-ungahan foto penghuni laut anehnya di media sosialnya pun populer dan ia mendapat banyak follower.
Makhluk aneh yang ia unggah seringkali membuat netter takjub pada keunikan serta wujud mereka yang terkadang menakutkan.
Dilansir dari boredpanda.com, berikut potret hewan aneh yang ditemukan Roman Fedortsov.
1. Si ikan buruk rupa

2. Alien di bawah laut

3. Tampak seperti naga

4. Mata satu...

5. Lucunyaa

6. Total Recall. Edisi laut

7. Gigi yang menakutkan

8. Keindahan di dalam laut

9. Ini apa?

10. Coba di zoom fotonya, terlihat mata mereka yang sedih

(Sumber: boredpanda.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya