Usai Dikritik, Agama Bakal Masuk Peta Jalan Pendidikan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 10 Maret 2021 09:01
Usai Dikritik, Agama Bakal Masuk Peta Jalan Pendidikan
Kemendikbud akan mempertimbangkan menambahkan kata-kata 'agama' secara eksplisit dalam peta jalan pendidikan.

Dream - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan agama adalah hal yang esensial bagi bangsa Indonesia.

Karena itu, Kemendikbud akan mempertimbangkan menambahkan kata-kata 'agama' secara eksplisit dalam peta jalan pendidikan.

" Agama sangat esensial bagi kita, bangsa Indonesia, dan karenanya kami refleksikan pada profil Pelajar Pancasila. Kemendikbud tidak pernah berencana menghilangkan pelajaran agama. Pelajaran agama akan tetap ada," kata Pelaksana tugas (plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud Hendarman dalam keterangan tertulis, Selasa 9 Maret 2021.

Menanggapi dokumen Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 yang beredar di tengah masyarakat, Hendarman mengakui sejauh ini, hanya ada satu rancangan atau draf Peta Jalan Pendidikan yang sudah pernah dibuat. Dokumen itu, kata Hendarman, bukanlah dokumen final.

" Dapat dilihat pada keterangan di setiap halaman bahwa dokumen tersebut masih berupa draf. Substansinya belum lengkap sehingga tidak dapat dikatakan dokumen final," kata dia lagi.

 

1 dari 3 halaman

Lebih lanjut ia menyebutkan, Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 mulai disusun atas masukan dari Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ia menjelaskan, Kemendikbud telah bertemu dan meminta masukan kepada lebih dari 60 pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, dan organisasi profesi.

Saat ini, status Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 masih berupa rancangan yang terus disempurnakan dengan mendengar dan menampung masukan serta kritik membangun dari berbagai pihak. Kemendikbud mendengarkan dan menindaklanjuti kritik yang membangun.

" Semua masukan yang sangat baik, termasuk penambahan kata-kata 'agama' secara eksplisit akan dipertimbangkan termuat pada pengembangan Peta Jalan Pendidikan selanjutnya," ujar Hendarman.

2 dari 3 halaman

Frasa Agama Tak Ada di Draf Peta Jalan Pendidikan, Ini Jawab Kemendikbud

Dream - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan Peta Jalan Pendidikan Nasional tahun 20200-2035 sampai saat ini masih berupa rancangan dan masih proses penyusunan. Pernyataan tersebut menanggapi pertanyaan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah terkait tak adanya frasa agama dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Hendarman mengatakan, ppenyusunan peta jalan yang masih dalam proses penyusunan itu memiliki semangat meningkatkan kualitas pendidikan untuk generasi penerus bangsa.

" Saat ini status Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 oleh Kemendikbud masih berupa rancangan yang terus disempurnakan dengan mendengar dan menampung masukan serta kritik membangun dari berbagai pihak dengan semangat yang sama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan untuk generasi penerus bangsa," ucapnya dalam keterangan tertulis.

 

3 dari 3 halaman

Masih dalam Pembahasan

Hendarman memastikan Kemendikbud sampai saat ini masih melakukan pembahasan mendalam mengenai peta jalan pendidikan ini. Dia juga menyatakan upaya mematangkan konsep akan selalu dikomunikasikan dengan berbagai pihak.

" Sedang dimatangkan dengan masukan berbagai pihak," katanya.

Kemendikbud menyampaikan apresiasinya atas masukan yang diberikan masyarakat mengenai peta pendidikan itu. Ia pun berjanji selalu menyampaikan perkembangan penyusunan peta pembelajaran itu.

" Kemendikbud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas atensi berbagai kalangan demi penyempurnaan Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 ini dan akan terus menyampaikan perkembangan terkait penyusunannya," jelasnya.

Beri Komentar