Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ustaz Abdul Somad Dideportasi Imigrasi Hongkong (Foto: Facebook/Abdul Somad)
Dream - Ustaz yang banyak muncul di kanal video Youtube, ustaz Abdul Somad dideportasi dari Hong Kong. Di akun Facebooknya, Abdul Somad menceritakan kronologis deportasi yang dia terima pada Sabtu, 23 Desember 2017.
Somad mengatakan saat tiba di Hong Kong, Somad mendapatkan beberapa orang bersegaram menghadangnya. Dia bersama dua kawannya, Dayat dan Nawir mendapat penghadangan.
" Mereka (petugas imigrasi) meminta saya buka dompet. Membuka semua kartu-kartu yang ada," kata Somad, Minggu, 24 Desember 2017,
Setelah pemeriksaan itu, Somad menduga para petugas yang menangkapnya terkena isu terorisme. Sebab, dalam pemeriksaan, ada logo Rabithah Alawiyah, Ikatan Habaib, yang simbol bintang dan tulisan Arab.
" Mereka tanya-tanya identitas, pekerjaan, pendidikan, keterkaitan dengan ormas dan politik," kata Somad.
Somad menjelaskan bahwa dia merupakan pendidik, intelektual muslim.
Setelah 30 menit berlalu, para petugas itu menjelaskan bahwa otoritas Hongkong tidak dapat menerima kedatangan Somad.
" Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta," tulis dia.
Deportasi yang didapat Somad membuat pengajian yang rencananya di gelar bersama para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) batal digelar.
" Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hongkong," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun