Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: World Of Buzz
Dream - Pernah disosor angsa? Buat yang pernah punya pengalaman pahit sama unggas satu ini tentu rasanya sangat menakutkan.
Angsa memang dikenal sebagai hewan yang hobi mengejar manusia dan menyerangnya dengan cara menyosor.
Saat seorang angsa merasa terancam dan sudah bersiap-siap menyosor, seseorang di dekatnya akan lari terbirit-birit. Namun perilaku awam itu tidak berlaku untuk bocah satu ini.
Melansir worldofbuzz.com, sebuah video pendek memperlihatkan aksi bocah pemberani yang bertarung mewalan angsa.
Dalam video itu terlihat seorang bocah dengan percaya diri berjalan mendekati sekumpulan angsa sambil berteriak memarahi dan kemudian memukulnya.
Seekor angsa yang emosi balik menyerang bocah tersebut dengan menyosornya. Namun bukannya lari, bocah tersebut malah balik melawan.
Dia berbalik dan meraih leher angsa kemudian mencengkeramnya seperti tengah bermain gulat.
Bocah itu berusaha terus menahan leher angsa hingga unggas itu menghentikan serangannya.
Aksi bocah pemberani itu menarik reaksi netizen. Sebagian besar mengaku ngakak melihat apa yang dilakukan bocah tersebut.
Sang angsa pun dipastikan tidak terluka sama sekali, dan aksi bocah itu hanya bercandaan semata tak ada niat untuk menyakiti.
Berikut videonya:
Dream – Tidak hanya manusia yang bisa melakukan aksi mogok makan, hewan pun bisa melakukannya. Salah satunya adalah angsa hitam.
Dilansir dari Shanghaiist, Minggu 12 Februari 2017, kejadian ini berlangsung di Wisata Alam Mount Tai, Shandong, Tiongkok, belum lama ini. Sepasang angsa hitam menolak makan selama empat hari. Kelakuan unggas ini membuat penjaganya bertanya-tanya.
Setelah dilakukan investigasi, rupanya penyebabnya adalah dua angsa hitam ini sedih karena kehilangan lima butir telurnya secara misterius.
Manajer Wisata Alam Mount Tai, Li Yaming, menduga raibnya telur angsa hitam ini karena ulah turis. Lewat kamera pengawas, Li menemukan ada dua turis yang berdiri di dekat angsa hitam selama setengah jam. Salah satu dari mereka bergerak ke arah sarang. Sayangnya, dia tidak menjelaskan identifikasi pelaku secara rinci.
Sekadar informasi, angsa hitam ini termasuk ke dalam satwa yang dilindungi di Tiongkok. Hewan ini merupakan simbol dari cinta abadi. Lin mengatakan telur angsa hitam ini juga tidak bisa dikonsumsi, tidak bisa diinkubasi, dan bisa meledak jika dipanaskan dalam suhu yang tinggi.
Dream - Baru-baru ini kalangan traveler dunia dihebohkan dengan sebuah foto yang menjadi viral di dunia maya. Dalam foto nampak seorang turis wanita tengah menyeret seekor angsa dari sebuah danau di Makedonia demi mendapatkan sebuah pose yang cantik untuk berfoto.
Diketahui turis wanita tersebut kemudian meninggalkan angsa dalam keadaan mati di tepi danau.
Wanita itu, dilaporkan berasal dari Bulgaria. Ia menarik sayap seekor angsa dan menyeretnya keluar air hingga ke tepi Danau Ohrid, di selatan-barat Makedonia.
Ia berfoto selfie dengan angsa tersebut dan kemudian meninggalkannya dalam keadaan mati di Danau Ohrid, seperti yang dilaporkan media setempat.
Saksi yang melihat kejadian tersebut pun terkejut ketika melihat reaksi wanita itu yang tak menghiraukan nasib angsa dan meninggalkannya begitu saja.
Dalam foto yang beredar terlihat wanita tersebut mengenakan celana jeans dan mantel hitam. Foto juga memperlihatkan si angsa yang tertekan dan berjuang untuk bebas dari sergapan wanita itu. Namun turis wanita tersebut justru asyik memasang wajah tersenyum menghadap ke kamera.
Saksi mata mengatakan, angsa masih bergerak di pantai setelah kejadian itu, namun setelah beberapa lama kemudian mati, Makedonia Online melaporkan.
Insiden ini kemudian ramai diberitakan di media-media Makedonia. Sebelumnya, peristiwa serupa juga belum lama terjadi. Bayi lumba-lumba langka di Argentina mati lantaran ulah para turis yang ingin berselfie.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya