Video Liburan WNI ke Korea Utara: Tak Seseram yang Diberitakan

Reporter : Sugiono
Minggu, 18 Oktober 2020 12:01
Video Liburan WNI ke Korea Utara: Tak Seseram yang Diberitakan
Yang mengejutkan, Korea Utara sudah punya MRT sejak tahun 1974.

Dream - Selama ini orang memilih tujuan wisata yang sudah terkenal. Selain fasilitas yang nyaman, tujuan wisata yang sudah terkenal biasanya mudah dijangkau dan menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan.

Namun apa jadinya jika kamu diajak liburan ke tempat yang kurang umum dan tidak terkenal. Apalagi jika tempat liburan tersebut selalu diberitakan sebagai tempat yang menyeramkan.

Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang netizen Indonesia tengah liburan di Korea. Tapi bukan Korea Selatan, ya Guys. Dia liburan ke Korea Utara.

1 dari 6 halaman

Liburan Anti-Mainstream ke Korea Utara

Ya, mendengarkan nama Korea Utara saja, kamu pasti teringat berita-berita seram tentang tetangga Korea Selatan ini. Isu-isu Korea Utara yang dihembuskan Dunia Barat memang mengerikan.

Tetapi pelancong asal Indonesia ini membagikan kisah liburan anti mainstream yang dijalaninya melalui akun TikTok @kharismuda yang diunggah ulang oleh Instagram makassar_iinfo.

Dia bilang bahwa suasana di Korea Utara tidak seseram seperti yang digambarkan orang-orang di media. Liburannya bahkan berjalan lancar dan tidak ada masalah.

Katanya, yang penting tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan dan selalu menaati aturan yang telah ditetapkan oleh yang berwajib di Korea Utara.

" Apa aman liburan ke Korut ?! Yess!!! selama gak macem2 & patuh sama peraturan pasti selamat balik ke Indonesia," tulis dia di TikTok.

2 dari 6 halaman

Hanya Bisa Diakses dari China, Hukuman untuk 3 Generasi

Haris Muda mengatakan untuk masuk ke Korea Utara dia harus lewat China. Sayangnya, setiba di Korea Utara dia tidak menemukan sinyal, apalagi koneksi internet.

" Akses masuk ke Korut cuman bisa dari China aja guys, di Korut signal aja gak ada apalagi internet guys, jadi selama 4 hari disini tanpa sosmed, ghiba dan ga bisa kontak siapapun ya," imbuhnya.

Menurut Haris Muda, masuk Korea Utara penjagaannya memang ketat. Urusan imigrasinya saja butuh waktu sampai 4 jam.

Semua barang diperiksa satu-satu. Mulai dari isi HP, kamera, sampai laptop. Alasannya supaya pelancong yang datang di Korea Utara tidak berbuat macam-macam.

Selama liburan di sana, bebas mengambil gambar foto apapun yang ada. Namun jika kamu ingin mengambil gambar pemimpin ataupun leluhur Korea Utara harus cari yang posenya berdiri penuh.

" Kalo ketahuan foto cuman setengah bisa2 seluruh foto dokumentasi dihapus total guys," tuturnya.

Pyongyang yang merupakan ibu kota Korea Utara ternyata kota yang maju. Di sana suasananya bersih dan teratur. Tidak ada copet, kemiskinan, dan kelaparan, apalagi kriminalitas.

" Tau ga kenapa? Hukuman 3 generasi!!!. Mereka yang ngelakuin kriminal bakal kena vonis sampe 3 turunan. Misal kakeknya terdakwa dampaknya ampe ke anak dan cucu bakal ngerasain hukuman," katanya.

3 dari 6 halaman

Hiburan di Hotel Hanya Televisi Berisi Siaran Kim Jong Un

Lanjut ke video berikutnya, Haris Muda mengatakan di Korea Utara hiburan saat menginap di hotel hanya televisi saja.

Itu pun siarannya tentang Kim Jung Un, atau kalau tidak drama lokal yang penampilannya mirip orang-orang tahun 70-an.

Pengalaman unik lainnya selama liburan di Korea Utara adalah lampu seluruh kota Pyongyang akan dipadamkan setiap jam 8 malam.

" Seketika gelap gulita loh, bisa bayangin kan di kota kecil selain Pyongyang kaya gimana?" katanya.

4 dari 6 halaman

Mobil Pribadi Merupakan Barang Mewah

Selanjutnya Haris Muda menjelaskan, soal jarangnya penampakan mobil pribadi yang berseliweran di jalan-jalan utama kota Pyongyang.

Menurut dia, yang bisa memiliki mobil pribadi hanya orang yang punya jabatan tinggi, atlet atau warga yang mengharumkan negara.

" Diplomat dan orang paling kaya se-Korea Utara pun belum tentu bisa punya mobil pribadi," ujar Haris Muda.

Uniknya, di Korea Utara tidak ada orang kaya. Yang ada hanya orang yang bermartabat di mata negara.

" Semakin loyal dan mengabdi untuk negara semakin tinggi martabat orang itu di mata masyarakat," jelasnya.

5 dari 6 halaman

Meski Tertutup Sudah Punya MRT Sejak 1974

Namun ada yang mengejutkan dari Korea Utara ini. Meski tertutup dari dunia luar, Korea Utara ternyata sudah punya MRT yang disebut Metro.

Untuk menikmati MRT, Haris Muda harus turun ke stasiun yang terletak di bawah tanah yang dalamnya mencapai 110 meter.

" Lumayan dalem banget sampe 110m guys. Butuh 3 menit sampe platform yaa," kata Haris Muda.

Menurut Haris, Korea Utara sudah mengoperasikan kereta bawah tanah sudah lama, sejak tahun 1974. Sementara Indonesia baru beberapa tahun lalu.

6 dari 6 halaman

Videonya

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) pada

Beri Komentar