Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Momen Suprapti Meminta Maaf (Foto: Twitter/aremaniaculture)
Dream - Belum lama ini viral suara perempuan yang mengaku sebagai “ bakul dawet” menyebut suporter Arema alias Aremania mabuk saat tragedi Kanjuruhan. Suara tersebut mendapat kecaman dari banyak warganet.
Sosok tersebut kini terungkap yang ternyata adalah anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Malang bernama Suprapti Fauzie.
Dalam suara tersebut, diketahui Suprapti menolong seorang Aremania bernama Nawi, dirigen Curva Nord Arema yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan.
" Wong suporter sakdurunge wis ngombe kabeh. Yang meninggal pun itu banyak yang berbau alkohol. Saya, yang saya tolong itu, ternyata Mas Nawi itu, juga pemabuk. Itu (Mas Nawi) temannya Wenda. Wenda itu koncoku juga," demikian narasi Suprapti dalam rekaman suara.
Kemunculannya kini terkuak saat dia meminta maaf dan datang langsung ke rumah keluarga Nawi.
Video permintaan maaf itu diunggah dalam Twitter @aremaniaculture. Wanita ini sampai bersimpuh dan menangis di depan seorang wanita yang diduga istri Nawi bernama Eka.
" Saya tidak ada tujuan apa pun untuk menjelekkan nama almarhum. Demi Allah saya lillahi ta'ala meminta maaf pada panjenengan. Memohon dengan sangat tolong maafkan bila ada kata saya yang salah ya Mbak," ucap perempuan tersebut.

Video ini memperlihatkan seorang perempuan berseragam cokelat muda ASN.
" Karena bukan tujuan saya untuk mencemarkan nama baik Mas Nawi. Tolong dimaafkan dan untuk mas-masnya saya minta maaf sebesar-besarnya. Karena tidak ada tujuan saya menjelekkan siapa pun di sini," sambungnya.
Suprapti mengaku terbebani pasca voicenote-nya tersebar luas. Meskipun demikian, katanya dia tidak berniat menjelekkan nama siapa pun. Dan hal itu bukanlah settingan.

" Demi Allah tidak ada settingan apa-apa dan saya bukan suruhan siapa-siapa. Mohon maaf sebesar-besarnya saya Mbak Eka. Tidak ada niat apa-apa Mbak, saya beban Mbak! Saya tidak menjelekkan nama suaminya Mbak! Demi Allah saya tidak ada niat itu Mbak. Saya tidak ada niat menjelekkan beliau. Saya menyesal," katanya.
Sebelumnya rekaman suara dari bakul dawet tersebut mendapat kecaman warganet. Karena dianggap rekayasa dan mempertanyakan keberadaan Suprapti saat tragedi Kanjuruhan. Warganet mengaku tidak menemukannya di sekitar Stadion Kanjuruhan.
Beredar pula flyer yang menyebutkan bahwa wanita tersebut adalah Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Malang.
" Ibu tersebut sudah bukan pengurus PSI sejak 22 Juni 2020. Kami sedang mengecek di sistem keanggotaan PSI. Jika benar masih tercatat, kami segera pecat," kata Yosea Suryo Widodo, Ketua DPD PSI Kabupaten Malang dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Merdeka.com, Kamis, 13 Oktober 2022.
Suryo menegaskan, sejak awal, PSI mendukung pengusutan tuntas hilangnya ratusan nyawa dalam Tragedi Kanjuruhan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diberi sanksi.
" Sebagai wujud kepedulian, Ketua Umum DPP PSI Bro Giring Ganesha mengangkat salah seorang anak korban sebagai anak asuh," tegasnya.
Masih ingat rekaman suara yang viral memberikan kesaksian terkait tragedi di kanjuruhan dan mengaku sebagai penjual dawet?
Berikut video yang bersangkutan meminta maaf ke salah satu keluarga korban yaitu mas Nawi Curva Nord.
Penjual dawet PNS ya ?#UsutTuntasTragediKanjuruhan pic.twitter.com/KZBCaf1j4A— AREMANIA CULTURE 🥀 (@AremaniaCulture)October 12, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya