Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Viral Pernikahan Mewah Dengan Hidangan Berkelas, Pengantin Nangis Tak Ada Tamu Yang Datang
Dream - Pernikahan merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan. Oleh karena itu banyak pasangan yang menginginkan pernikahannya bisa digelar mewah dan berkesan.
Sayangnya karena beragam faktor seringkali apa yang sudah dipersiapkan menjadi gagal. Seperti yang terjadi pada pernikahan ini.
Dalam foto-foto yang beredar, terlihat sebuah pernikahan mewah lengkap dengan hidangan berkelas namun tanpa tamu.
Tampak ruangan yang dipenuhi dengan meja dan bangku-bangku yang sudah tertata rapih. Berbagai macam hidangan makanan pun tampak sudah tersedia di atas masing-masing meja.
Namun sayang ruangan tersebut tampak begitu sepi tanpa ada satupun tamu yang hadir. Dikutip dari eva.vn, pernikahan tersebut digelar di sebuah hotel mewah di Taiyuan, China, pada 19 Desember lalu.
Sebelum acara, undangan pernikahan sendiri sudah disebar ke banyak kerabat dan saudara. Sayangnya ketika waktu pernikahannya tiba, Covid-19 kembali merebak di China.
Hal itu menyebabkan banyak orang terinfeksi dan tak berani keluar rumah karena takut tertular.
Namun, kedua mempelai tetap memutuskan untuk menggelar pernikahan yang telah disiapkan.
Karena tak ada tamu yang hadir, pengantin hanya bisa meratapi puluhan kursi yang kosong dengan meja dan beragam makanan yang telah dipesan.
Kabarnya setiap meja pun merogoh kocek yang cukup mahal, sekitar ribuan yuan.

Seorang kerabat dari kedua mempelai mengatakan bahwa tanggal pernikahan memang sudah disepakati sejak lama, sehingga akan repot jika harus mengubahnya.
Kedua keluarga pengantin sendiri dapat mengerti jika para tamu tak bisa hadir. Hanya saja tak ada yang menyangka jika pasangan tersebut tetap akan kekeh dan mempersiapkan pesta pernikahan mewah meski tak ada tamu undangan yang hadir.
Pernikahan juga tetap berlangsung seperti biasanya, dengan adanya MC yang membawakan acara dan mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang hadir.
Keluarga pengantin pun tetap harus membayar seluruh makanan yang telah dipesan meski tak ada tamu yang hadir.
Setelah dibagikan secara online, kisah pernikahan itu pun viral.
" Tidak ada yang ingin pernikahannya ditunda, tapi mengapa tidak mempersingkat pernikahan, mengatur pernikahan yang sederhana dan nyaman, sehingga tidak boros?" komentar salah seorang netizen.
" Mungkin terlalu dekat dengan tanggalnya, hotel sudah selesai bersiap jadi tidak bisa dibatalkan," tambah netizen lain.
" Melihat pemandangan ini, sungguh membuat frustasi, mengapa kedua mempelai begitu keras kepala? Mereka ingin memamerkan kepada dunia bahwa mereka kaya dan dapat mengadakan pernikahan mewah?" komentar lainnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?