Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ben Wanger Dan Atlet Israel Saat Jajal Tempat Tidur Kardus Olimpiade Tokyo (Foto: World Of Buzz)
Dream - Tindakan atlet asal Israel di ajang Olimpiade Tokyo 2021 menuai protes dari warga di negaranya. Videonya saat menjajal ranjang dari kardus sempat ditayangkan televisi lokal Kan News dan memicu protes.
Diketahui inovasi ranjang ramah lingkungan yang disediakan panitia Olimpiade Tokyo 2021 diperkenalkan oleh Airweave Inc. Ranjang tersebut menggunakan material daur ulang yang bisa dipergunakan lagi setelah Olimpiade dan Paralimpic.
Inovasi itu membuat banyak orang penasaran, bahkan beberapa di antaranya melakukan tindakan terlewat batas. Salah satunya dilakukan atlet baseball Israel, Ben Wanger dan rekan-rekannya.
Mengunggah konten ke akun TiktTok, @bwangah, Wanger melompat-lompat di atas ranjang kardus itu sampai membuatnya rusak.
Tak sendirian, konten video yang telah dihapus tersebut memperlihatkan Wanger mengajak rekan-rekannya untuk berulang kali menjajal ketahanan ranjang kardus itu. Awalnya hanya satu orang, kekuatan ranjang itu akhirnya dijajal oleh sembilan orang yang melompat bersamaan.
Akibat aksinya itu, ranjang terus rusak di bangin tengahnya. Media lokal melamporkan Komite Olimpiade Israel telah meminta video tersebut dihapus. Namun Kann News telah mengunggahnya di laman Twitter.
Menyadari videonya viral dan memicu protes, Wange akhirnya meminta maaf dan menjelaskan tentang aksinya melompat di atas ranjang kardus tersebut. Dia mengatakan ranjang itu adalah kasus tambahan dan mereka diberi tahu jika ranjang itu akan didaur ulang.
Wanger mengaku tempat tidur yang disediakan panitia sangat nyaman dan bagus. Bahkan dia memuji tempat tidur itu bisa dipergunakan untuk event Olimpiade di masa mendatang.
DIa juga memuji Japang yang telah sukses menggelar ajang olahraga terbesar sejagat itu sekaligus keramahan yang telah diberikan kepada atlet.
" Jepang telah melakukan pekerjaan mereka melayanan atlet dengan sangat baik selama jadi tuan rumah. Kami sangat mengapresiasi keramahan dan saya bersama tim tak pernah merasakan pengalaman sebaik ini di Jepang."
Lihat video saat sang atlet minta maaf:
@bwangah ♬ original sound - bwangah
(Sah, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam