Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Undangan Kopi (foto: Facebook/Donny Golden)
Dream - Surat undangan jadi salah satu bagian yang tak bisa dipisahkan dari momen pernikahan. Setiap pasangan calon pengantin berusaha membuat desain cantik untuk mengundang rekan atau kerabatnya.
Tapi tidak bagi sepasang calon pengantin di Kampung Bungaok, Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Amel dan Heri yang menikah pada Sabtu, 6 April 2019 punya ide unik untuk mengundang para tamu pernikahannya.
Pasangan kekasih ini memilih selembar kertas dan kopi sebungkus kemasan yang diubah menjadi surat undangan.
Undangan itu diunggah akun Facebook, Donny Golden. Akun tersebut menyebut undangan sederhana itu ada benarnya.
" Kita nyetak undangan 2.000, 5.000, 10.000, 15.000, 25.000, sebagus apapun itu, sekali baca dibuang," tulis Donny.
Dia menyebut undangan sederhana itu justru membuat si pengundang mendapat pahala. Sebab, dia memberikan sesuatu yang berguna bagi orang lain.
" Karena kita tidak mubazir menghamburkan uang jutaan rupiah demi undangan," kata dia.
Seorang pengguna Facebook, Deni Al Farizi Kurniawan menyebut bentuk undangan semacam itu sudah menjadi tradisi. " Sudah tradisi bos, di Banten," tulis Deni.
" Di Pemalang, Jawa Tengah juga kayak gitu. Undangan diletakkan di bungkus kue, di kotak rokok, sama di minuman," kata Marudin.
Di laman jual beli digital, Bukalapak, undangan kopi berukuran kartu identitas penduduk itu dijual seharga Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per 100 buah. Kertas undangan itu terbuat dari kertas ivory.
Si pembuat lapak menyebut kertas undangan itu tidak dijual dengan kopi kemasannya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya