Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Viral Video Anggota DPRD Sumut Curi Jam Tangan Di Toko Ponsel, Minta Maaf Ngaku Terbawa (dok.lambeturah)
Dream - Video rekaman CCTV memperlihatkan aksi pencurian jam tangan di Jalan Gatot Subroto, Medan, viral di media sosial.
Narasi video itu menyebutkan bahwa pelaku merupakan anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP, Anwar Sani Tarigan.
Dalam video terlihat seorang pria diduga Anwar Sani mengenakan kemeja putih, celana panjang, dan membawa tas kecil.
Pria itu tampak melihat-lihat barang di toko, kemudian berjalan keluar sambil mengambil sesuatu dan mengantonginya, lalu pergi. Menurut keterangan, aksi pencurian terjadi pada Kamis 30 Maret 2023.
" Seorang pria berbaju putih terekam kamera CCTV, diduga mengambil jam tangan milik pekerja toko HP Samsung di Jalan Gatot Subroto, Medan. Video viral aksi pencurian jam tangan karyawan Samsung terkuak sudah. Pelakunya cukup mengejutkan. Pasalnya, maling jam tersebut ternyata Anwar Sani Tarigan, anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Perjuangan," tulis keterangan dalam video tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Masagus, membenarkan adanya laporan pencurian jam tangan yang diduga dilakukan Anwar Sani.
" Kita sedang mengidentifikasi pelaku. Ini kita masih periksa semua para saksi," katanya.
Usai videonya viral, anggota DPRD Sumut Fraksi PDI Perjuangan, Anwar Sani Tarigan, memohon maaf melalui keterangan tertulis. Anwar menyebut dirinya tidak sengaja membawa jam tangan tersebut.
" Saya sudah meminta maaf kepada Novi, pemilik jam tangan tersebut. Ini murni kekhilafan, terbawa tanpa sengaja karena pegawai toko menyatakan jam tangan itu milik saya tanpa saya cek di dalam tas apakah memang jam saya atau bukan, jam tersebut langsung saya bawa saja," kata Anwar Sani.
Anwar berkelit bahwa jam tangan tersebut mirip dengan miliknya sehingga terbawa tanpa sengaja.
Dirinya baru sadar beberapa saat bahwa jam tangan tersebut ternyata bukan miliknya karena ada yang memberitahu.
" Saya telah meminta maaf langsung kepada pemilik jam tangan dihadapan keluarganya. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik dan keluarga serta masyarakat atas kejadian ini. Tidak ada niat untuk menguasai, ini murni kekhilafan," kata Anwar Sani.
Dirinya meminta peristiwa ini tidak dibesar-besarkan karena terjadi di luar kontrol kesadaran dirinya.
Anwar menyebut dirinya sedag banyak pikiran di tengah aktivitasnya yang tinggi, sehingga tidak fokus.
" Proses perdamaian sudah mencapai titik temu antara kedua belah pihak dan laporan juga sudah ditarik oleh pelapor," kata Anwar Sani.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya