Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wali Kota Malang, Sutiaji (Liputan6.com/Zainul Arifin)
Dream - Wali Kota Malang, Sutiaji, beserta keluarga dinyatakan positif Covid-19. Dia sempat menjalani tes swab PCR pada Senin, 30 November 2020 dan hasilnya keluar malam harinya menyatakan positif.
Sutiaji mengumumkan hal itu dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, @sam.sutiaji. Dalam video tersebut, Sutiaji mengatakan dia bersama keluarga sempat rapid test dengan hasil non-reaktif.
Pada Senin kemarin, mereka menjalani swab. Malam harinya, hasil keluar dan Sam beserta keluarga dinyatakan positif Covid-19.
" Hasil laboratorium (keluar) kemarin malam, kami dinyatakan positif," ujar Sutiaji.
Sutiaji mengaku dalam sepekan terakhir tidak keluar rumah meski tak mengalami gejala apapun. Hasil rapid test Sutiaji non-reaktif, tetapi ada dua anggota keluarganya yang reaktif.
Dia sempat general check up untuk memastikan kondisi kesehatannya. Beberapa hari kemudian, barulah dia merasa kurang enak badan dan memutuskan swab di RSUD Kota Malang.
" Karena memang tak ada gejala. Sempat saya tetap mau beraktivitas, tapi saya putuskan dengan keluarga harus berdiam diri dan membatasi aktivitas. Hasil laboratorium, kami dinyatakan positif," kata dia.
Pemkot Malang telah membuat Surat Edaran mengenai dinas kantor dijalankan secara bergilir. Jumlah PNS yang masuk kantor dibatasi maksimal 50 persen dan sisanya bekerja dari rumah selama 14 hari.
Sementara, 15 PNS dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil rapid test. Mereka pernah terlibat kontak erat dengan Sutiaji.
" Saya imbau pada masyarakat, penting menjaga kesehatan dan imun tubuh. Kalau capek, mudah kena virus. Saya sendiri tak tahu tertular dari mana," kata dia.
" Doakan kami bisa cepat sehat dan semoga semua warga kota diberi kekuatan," ucap dia melanjutkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya