Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Di tengah upaya pemerintah menggalakkan vaksinasi Covid-19, masih ada sebagian warga yang menolak untuk divaksin. Alasannya berbagai macam.
Ada yang takut kalau vaksin yang disuntikkan itu produk gagal, ada juga yang mengaku khawatir dengan kandungan dalam vaksin Covid-19 tersebut.
Kekhawatiran dan ketakutan yang tidak berdasarkan data dan fakta ini terjadi di mana-mana. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara tetangga, Malaysia.
Negeri jiran itu memang baru akan menerima vaksin Covid-19 yang diperkirakan tiba di negara tersebut pada akhir Februari nanti.
Namun, suara-suara sumbang dari kelompok anti-vaksin bagaikan petir yang menyambar-nyambar. Mereka terus menyuarakan hasutan hingga menimbulkan perdebatan di internet.
Salah satunya dari seorang wanita yang mengunggah postingan dengan berbagai tuduhan dan teori tidak masuk akal mengenai Covid-19 dan vaksin.
Dia mengunggah postingan tersebut di Instagram Story. Tidak hanya itu, postingan tersebut juga viral usai diposting ulang di Twitter.
Begini tuduhan dan teori yang ditulis wanita yang tak disebutkan identitasnya itu hingga jadi viral di Malaysia.
" Percaya tidak kalau saya bilang, andai kata ada kematian setelah vaksin diberlakukan di Malaysia, semua pasti akan dirahasiakan?
" Keluarga akan disogok atau ditangkap. Yang mengungkapkan akan dibunuh, sampai semua (warga) selesai divaksin.
" Yang lolos, yang terlewat (dari vaksin) masuk ke hutan, ke gunung-gunung dan gua."
Namun yang paling aneh dan konyol, wanita itu mengaitkan wujud Covid-19 dengan unsur jin. Dia juga menyebut Covid-19 sejenis senjata perang.
" Covid-19 ini wujud. Jangan salah paham. Bukan (bermaksud) menyangkal keberadaannya. Covid-19 adalah senjata perang.
" Ia bukan virus fisik belaka. Bersamaan dengan itu ada (juga) unsur jin. Boleh dirujuk, ada beberapa guru pondok yang setuju dengan pandangan ini."
Selain itu, wanita tersebut juga menyerukan agar semua prosedur operasi standard (SOP) dicabut, dan menuntut agar kebebasan rakyat dikembalikan.
Sontak postingan ini membuat heboh dan menjadi viral. Banyak netizen yang merasa geram dengan kata-kata wanita tersebut.
Mereka malah balik meminta wanita itu yang lari dan masuk hutan atau gua jika program vaksinasi sudah dijalankan.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam