Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Mudin Berhasil Selamatkan Dua Teman, Tapi Dia Yang Tewas Tenggelam. (Foto: Video YouTube Harian Metro)
Dream - Kegembiraan sekelompok remaja Malaysia yang bermain bola di sore hari seketika berubah menjadi tragedi.
Salah satu dari mereka tenggelam saat membantu menyelamatkan dua temannya yang hampir hanyut oleh arus sungai.
Merujuk pada keterangan seorang saksi yang juga merupakan teman korban, peristiwa tragis itu menimpa Wan Mohd Azamudin Wan Aznan, 16 tahun.
Musibah yang tidak disangka itu berawal saat salah seorang dari mereka ingin mengambil bola yang jatuh di sungai dan hampir tenggelam.
Teman lainnya mencoba untuk membantu dengan berusaha menarik rekannya. Namun sayang, keduanya malah tenggelam di sungai tersebut.
Wan Mohd Azamudin atau yang akrab disapa Mudin segera menyelamatkan mereka. Dia berhasil membawa dua temannya hingga ke tepian sungai berarus deras.
Namun, ketika sudah mencapai tepian sungai, Mudin tiba-tiba tak kuat berenang lagi. Dia pun hanyut sebelum melambai dan semakin tenggelam.
" Mudin berhasil menyelamatkan dua orang teman saya dengan membawa keduanya di punggung. Namun begitu mendekati tebing, dia terlihat sudah tidak kuat lagi.
" Dua teman kami segera diselamatkan warga kampung. Namun Mudin yang masih di dalam sungai terlihat melambai-lambaikan tangan sebelum akhirnya tenggelam," kata saksi.
Jasad Mudin ditemukan di dasar sungai oleh Tim Penyelamat Air (PPDA). Saat itu suasana di lokasi penemuan jasad Mudin begitu mengharukan.
Anggota keluarga tidak bisa menahan air mata saat ayah pemuda itu membacakan doa untuk anaknya yang sudah terbujur kaku.

(Foto: hmetro.com.my)
Selain itu, sahabat korban terlihat menangis beberapa kali sambil memegang ujung kaki korban yang kemudian dibawa ke dalam truk polisi.
Menurut keterangan Kepala Balai Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BBP) Kota Bharu, Zukeri Shafie, pihaknya menerima informasi kecelakaan pada pukul 17.23 waktu setempat.
Sebanyak 19 petugas, termasuk lima PPDA dari BBP Kota Bharu, diterjunkan dalam operasi pencarian dan evakuasi jasad korban.
" Korban ditemukan pada pukul 18.38 di dasar sungai yang cukup licin di kedalaman sekitar 3,3 meter. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZ II) untuk diotopsi," ujarnya.
(Sumber: hmetro.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam