Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sering Unggah Status Soal Akhirat Dan Sholat, Pemuda Tewas Tenggelam Usai Selamatkan 2 Temannya. (Foto: Facebook Nasir Manal)
Dream - Seorang mahasiswa penerbangan di Admal Aviation College tewas tenggelam di Sungai Keleming, Felda Mengkawang, Hulu Terengganu, Malaysia kemarin sore.
Menurut laporan, korban bernama Faris Iskandar Mohd Radhi meninggal setelah menyelamatkan dua temannya Mohd Thaqiff Harry Mohd Fadhil dan Mohd Fakhri Mohd Nor yang hampir tenggelam saat mandi di Sungai Keleming.
" Dia menghadapi kesulitan saat berada di tengah sungai, lalu tenggelam dan menghilang," kata Kepala Polisi Hulu Terengganu, DSP Mohd Adli Mat Daud.
Sementara itu, ayah korban Mohd Radhi Kamaruddin melihat perubahan sikap almarhum yang berusia 19 tahun itu namun tidak menyangka itu adalah pertanda.
Kata Kamaruddin, sebelum mengalami kemalangan tersebut, putranya kerap meng-update status tentang sholat dan akhirat di WhatsApp.
Selain itu, Faris juga sering menegur teman-temannya tentang pentingnya sholat karena hidup di dunia ini sangat singkat.
" Dia bilang 'Hidup di dunia ini singkat'. Saya sebenarnya agak merinding setiap membaca statusnya. Saya merasa ada sesuatu yang aneh. Tetapi itulah....," kata Kamaruddin.
Tetapi saat itu Kamaruddin dan anggota keluarga lainnya tidak terlalu ambil pusing dengan status tersebut.
" Mungkin karena dia masih sangat muda, anak remaja. Dia juga sering habiskan waktunya di surau," kata Kamaruddin.
Kamaruddin kemudian mengisahkan detik-detik putranya meninggal setelah menyelamatkan dua rekannya di Sungai Kelemin.
Menurut pria 49 tahun itu, anaknya berada di tebing sungai ketika melihat dua temannya hampir tenggelam saat mandi.
" Penyebab kematiannya adalah tenggelam saat menyelamatkan dua temannya. Salah satu korban berusia 12 tahun, lainnya berusia sekitar 25 tahun.
" Yang berusia 25 tahun itu dalam keadaan kejang saat berada di dalam air. Anak saya berenang ke arah korban untuk menyelamatkan mereka.
" Pertama, dia selamatkan yang umur 12 tahun, kemudian yang kedua. Dia selamatkan kedua-duanya. Tetapi, anak saya yang tenggelam," kata Kamaruddin.
Menurut keluarga, jenazah Faris dimakamkan di Makam Islam, Kampung Losong Haji Mat Shafie, Kuala Terengganu.
Sumber: Oh My Media
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya