Sering Unggah Status Akhirat dan Sholat, Remaja Korbankan Nyawa Selamatkan Teman

Reporter : Sugiono
Jumat, 21 Agustus 2020 12:01
Sering Unggah Status Akhirat dan Sholat, Remaja Korbankan Nyawa Selamatkan Teman
Sang ayah menyadari perubahan korban, tapi tak sangka status itu sebagai pertanda.

Dream - Seorang mahasiswa penerbangan di Admal Aviation College tewas tenggelam di Sungai Keleming, Felda Mengkawang, Hulu Terengganu, Malaysia kemarin sore.

Menurut laporan, korban bernama Faris Iskandar Mohd Radhi meninggal setelah menyelamatkan dua temannya Mohd Thaqiff Harry Mohd Fadhil dan Mohd Fakhri Mohd Nor yang hampir tenggelam saat mandi di Sungai Keleming.

" Dia menghadapi kesulitan saat berada di tengah sungai, lalu tenggelam dan menghilang," kata Kepala Polisi Hulu Terengganu, DSP Mohd Adli Mat Daud.

1 dari 3 halaman

Banyak Unggah Soal Akhirat dan Sholat

Sementara itu, ayah korban Mohd Radhi Kamaruddin melihat perubahan sikap almarhum yang berusia 19 tahun itu namun tidak menyangka itu adalah pertanda.

Kata Kamaruddin, sebelum mengalami kemalangan tersebut, putranya kerap meng-update status tentang sholat dan akhirat di WhatsApp.

Selain itu, Faris juga sering menegur teman-temannya tentang pentingnya sholat karena hidup di dunia ini sangat singkat.

" Dia bilang 'Hidup di dunia ini singkat'. Saya sebenarnya agak merinding setiap membaca statusnya. Saya merasa ada sesuatu yang aneh. Tetapi itulah....," kata Kamaruddin.

2 dari 3 halaman

Sering Habiskan Waktu di Surau

Tetapi saat itu Kamaruddin dan anggota keluarga lainnya tidak terlalu ambil pusing dengan status tersebut.

" Mungkin karena dia masih sangat muda, anak remaja. Dia juga sering habiskan waktunya di surau," kata Kamaruddin.

Kamaruddin kemudian mengisahkan detik-detik putranya meninggal setelah menyelamatkan dua rekannya di Sungai Kelemin.

3 dari 3 halaman

Selamatkan Teman Tapi Sendiri yang Tenggelam

Menurut pria 49 tahun itu, anaknya berada di tebing sungai ketika melihat dua temannya hampir tenggelam saat mandi.

" Penyebab kematiannya adalah tenggelam saat menyelamatkan dua temannya. Salah satu korban berusia 12 tahun, lainnya berusia sekitar 25 tahun.

" Yang berusia 25 tahun itu dalam keadaan kejang saat berada di dalam air. Anak saya berenang ke arah korban untuk menyelamatkan mereka.

" Pertama, dia selamatkan yang umur 12 tahun, kemudian yang kedua. Dia selamatkan kedua-duanya. Tetapi, anak saya yang tenggelam," kata Kamaruddin.

Menurut keluarga, jenazah Faris dimakamkan di Makam Islam, Kampung Losong Haji Mat Shafie, Kuala Terengganu.

Sumber: Oh My Media

Beri Komentar