Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Warga Mengusung Jenazah Anggota Keluarganya Karena Tak Dapat Pinjaman Mobil Ambulans (Foto: Gorganews)
Dream - Kisah tragis datang dari Pulau Nias, Sumatera Utara. Karena tak mendapat pinjaman ambulans dari puskesmas, keluarga pasien terpaksa menandu jasad kerabatnya yang meninggal. Jasad itu dibawa dengan berjalan kaki sejauh tujuh kilometer.
Kabar itu menjadi viral di media sosial setelah diunggah ke Facebook oleh Faomasi Hondro pada Kamis 1 Februari 2018. Peristiwa itu bermula pada pukul satu siang saat ada warga Desa Sebuasi, Kampung Hilinitaya, Kecamatan Tello, Kabupaten Nias Selatan, yang sakit.
" Kami datang ke Puskesmas Tello sekitar pukul satu siang, kemudian petugas melakukan pemeriksaan pasien dan memberikan kami resep obat karena tidak tersedia di Puskesmas," kata Faomasi, dikutip dari Gorganews, Rabu 7 Februari 2018.
Pasien tersebut mendapat penanganan dari petugas puskesmas. Namun, " sekitar pukul 15.30 WIB pasien tidak dapat tertolong dan meninggal dunia," tambah Faomasi.
Menurut dia, keluarga sempat meminta kepada petugas puskemas untuk membantu mengantarkan jenazah. Tetapi, permintaan itu tak dapat dipenuhi.
" Kami (keluarga) meminta tolong kepada petugas puskesmas agar dapat mengantar Jenazah kerumah duka karena ada mobil Puskesmas yang stand-by di halaman Puskesmas,” ucap Faomasi.
Pihak puskesmas beralasan tidak ada sopir yang dapat mengendarai mobil ambulans. Tetapi, tak lama berselang ada alasan lain yang muncul.
" Tapi kemudian membuat alasan bahwa kunci mobil Puskesmas dibawa oleh kepala Puskesmas, kami terpaksa menandu Jenazah kerumah duka sejauh 7 kilometer lebih” ucap Faomasi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Puskesmas Pulau Tello maupun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya