Anies Baswedan Izinkan Sholat Idul Fitri di Ruang Terbuka, Asalkan...

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 4 Mei 2021 17:01
Anies Baswedan Izinkan Sholat Idul Fitri di Ruang Terbuka, Asalkan...
Anies menilai sholat di ruang terbuka memungkinkan untuk jaga jarak.

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengizinkan pelaksanaan Sholat Id di ruang terbuka. Dengan catatan warga tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan menerapkan jaga jarak aman dengan disiplin.

" Kami mempertimbangkan untuk mengizinkan pelaksanaan sholat Id di area terbuka, karena mudah untuk mengatur jaraknya," ujar Anies.

Untuk regulasinya akan dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah DKI Jakarta. Anies juga mengingatkan seluruh pihak wajib siaga mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 jelang hingga usai Hari Raya Idul Fitri 1442H.

Apalagi, di Jakarta bermunculan klaster penularan di pasar, perkantoran, dan ruang publik lainnya. Menurut Anies, potensi lonjakan tidak hanya karena mobilitas warga Jakarta namun juga masyarakat dari daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang.

Karena itu, Anies melibatkan peran daerah penyangga. Sehingga terjadi kolaborasi untuk bersama-sama menekan potensi lonjakan kasus Covid-19.

" Bahkan tetangga kita di daerah penyangga Ibu Kota juga diajak untuk berkolaborasi dalam mengendalikan mobilisasi warga," kata Anies.

Sumber: Liputan6.com.

1 dari 4 halaman

KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang, Ini yang Dilakukan Anies Baswedan

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menekan potensi kerumunan di Pasar Tanah Abang, termasuk dengan PT KCI selaku operator KRL. Ini mengingat pengunjung pasar grosir terbesar di Indonesia itu membludak dan abai protokol kesehatan.

" Pemprov DKI juga telah berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terkait operasionalnya untuk kendalikan potensi penyebaran Covid-19 di kawasan Tanah Abang," ujar Anies di laman media sosialnya.

Anies mengatakan, mulai 3 Mei 2021, KCI melakukan penyesuaian jam operasi dengan mengevaluasi jam kedatangan dan kepulangan pengunjung Pasar Tanah Abang. KCI juga meniadakan pemberhentian KRL pada Stasiun Tanah Abang untuk mengurangi kepadatan.

" Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan bis pengumpan TransJakarta untuk beroperasi dari Jalan Jatibaru, sehingga bisa mengangkut penumpang ke stasiun terdekat lainnya," kata Anies.

2 dari 4 halaman

Terjunkan 5.000 Personel Gabungan

Selain itu, Anies menerjunkan 5.000 aparat gabungan dari unsur Satpol PP, Polri dan TNI untuk melakukan pengawasan. Pengunjung Pasar Tanah Abang mengalami lonjakan cukup banyak pada akhir pekan kemarin.

" Sejak kemarin (Sabtu, 1 Mei 2021) mengalami lonjakan sekitar 87 ribu orang, dari yang biasanya yang hanya berkisar 35 ribu orang. Bahkan, hari ini (Minggu, 2 Mei 2021) diperkirakan mencapai 100 ribu pengunjung," kata dia.

Pemerintah, tambah Anies, menginginkan perekonomian di pasar bisa berputar dengan tertib. Dia meminta para pedagang dapat berjualan di dalam gedung yang telah disediakan.

" Kepada masyarakat yang ingin berbelanja, kami ingatkan masih banyak pasar lainnya di Jakarta, jangan memaksakan ke Tanah Abang jika sudah penuh, atau berbelanjalah di toko-toko daring yang pasti lebih aman," kata dia.

3 dari 4 halaman

Imbas Pengunjung Membludak, KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Dream - Pengguna KRL untuk sementara tidak bisa mengakses layanan dari Stasiun Tanah Abang. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memutuskan untuk meniadakan layanan pada stasiun tersebut mulai hari ini, Senin, 3 Mei 2021.

VP Corporate Secretary KCI, Anne Purba, mengatakan peniadaan layanan ini berkaitan dengan diberlakukannya pengendalian mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan di area Pasar Tanah Abang.

" Dengan mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya menggunakan KRL Commuter Line usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang," ujar Anne.

Peniadaan layanan ini bersifat sementara. Menurut Anne, KRL tidak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Pengguna layanan KRL dari Stasiun Tanah Abang sangat padat pada Sabtu dan Minggu, 1-2 Mei 2021. Jumlah pengguna KRL mencapai puluhan ribu.

" KAI Commuter mencatat pengguna yang masuk Stasiun Tanah Abang untuk menggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna," kata Anne.

4 dari 4 halaman

Naik Turun dari Stasiun Terdekat

Anne menerangkan terdapat sejumlah perubahan pemberhentian KRL untuk beberapa rute khususnya Rangkasbitung, Banten. Nantinya penumpang akan diarahkan untuk naik dan turun dari stasiun terdekat.

" Penumpang dari arah Rangkasbitung atau Parungpanjang atau Serpong (lintas barat) layanan hanya sampai Stasiun Palmerah," kata Anne.

Kereta dari Bogor, Depok, Nambo, Angke atau Jatinegara PP tidak akan melayani naik turun penumpang di Stasiun Tanah Abang pada jam peniadaan layanan.

" Pengguna diwajibkan naik turun dari Stasiun Karet, Duri atau Angke," kata dia.

Beri Komentar