Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Xi Jinping (Liputan6)
Dream - WHO mengumumkan telah menjalankan misi di China untuk mencari pasien pertama yang terpapar virus Covid-19. Selama ini, China menolak tudingan bahwa virus pandemi berasal dari negaranya.
Namun, WHO dan pemerintah China sama-sama enggan membicarakan tentang misi tersebut.
Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 10 Juli 2020, pekan lalu pemerintah China membenarkan rencana kedatangan misi tersebut. Namun WHO yang dihubungi ABC tidak bersedia memberikan rincian begitu pula Kementerian Luar Negeri China.
WHO telah meminta akses ke China sejak Mei lalu. Saat itu, seorang pejabat WHO menyebutkan tujuannya untuk mengetahui " apa yang terjadi di awal sehubungan dengan paparan virus dari hewan yang berbeda" .
Namun sejumlah pakar meragukan hal itu bisa dilakukan.
" Mereka tidak akan menemukan pasien pertama," ujar John Nicholls, pakar patologi di Universitas Hong Kong.
" Situasi ini sudah terlambat enam bulan. Mungkin ada peluang untuk menemukannya pada awal Desember."
Kedatangan tim peneliti WHO juga menghadirkan masalah baru bagi Pemerintah China: akan timbul lebih banyak pertanyaan mengenai asal muasal virus corona ini.
Sejumlah teori telah bermunculan, namun ada tiga yang menonjol dalam beberapa bulan terakhir.
Selama berbulan-bulan pejabat Cina berusaha menyatakan jika virus corona berasal dari luar negeri.
" Para pakar China percaya tim (WHO) harus berdiskusi dengan pihak China mengenai cara kerja secara global dan adil, dengan pertimbangan kunjungan [WHO] tidak berarti virus ini berasal dari China," demikian ditulis Global Times, media yang dikendalikan Pemerintah China.

Ketika muncul wabah terbaru belum lama ini di Beijing yang diperkirakan berasal dari pasar dan pasar hewan, pihak berwenang langsung memublikasikan sampel dari talenan yang telah diuji positif.
" Pelakunya? " Salmon impor" " , kata para pejabat setempat.
Hanya dalam beberapa hari, ikan salmon yang diimpor dari luar negeri telah ditarik dari pasar dan restoran-restoran di Beijing.
Namun belakangan para pejabat setempat mengklarifikasi ada 40 sampel berbeda dari seluruh pasar yang telah diuji positif virus corona.
Artinya, para pejabat ini menganulir " teori salmon" dan memastikan penyebabnya kemungkinan besar adalah penularan dari manusia ke manusia dengan jenis strain yang diidentifikasi berasal dari Eropa. Bukan seperti tipe virus yang ditemukan di Wuhan.
" Setiap kritik terhadap China terkait dengan virus corona sangat sensitif secara politis," ujar komentator politik Wu Qiang di Beijing.Setiap kali muncul pertanyaan tentang asal-usul virus, para pejabat, mulai dari Presiden Xi Jinping ke bawahannya, selalu senada.
Mereka selalu menyatakan, " China percaya asal muasal virus corona merupakan masalah ilmiah yang harus dipelajari para ilmuwan dan profesional medis."
Namun pejabat Kemenlu China sebelumnya pernah mengunggah teori konspirasi yang menyebutkan virus dibawa ke China oleh militer AS.
Media pemerintah juga langsung memberitakan berbagai teori yang menyebutkan keberadaan kasus COVID-19 sebelum menjadi wabah di Wuhan pada Desember tahun lalu, termasuk penelitian terbaru dari Spanyol.
Para peneliti mengatakan berhasil mendeteksi virus dalam tingkat rendah pada sampel air limbah di Barcelona yang diambil pada Maret tahun lalu.
Sampel lain yang dikumpulkan secara rutin tersebut tidak menunjukkan adanya virus corona sampai Januari 2020.
Seorang pakar dari Universitas Oxford menyatakan, temuan ini menunjukkan virus corona telah beredar secara internasional sejak lama dan berubah menjadi pandemi ketika kondisinya sesuai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya