Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Korean DMZ (Sumber: Www.stripes.com)
Dream - Dari sekian banyak destinasi wisata menarik di Korea Selatan, ada satu di antaranya yang terbilang ekstrem. Destinasi yang dimaksud adalah Korean DMZ (Demilitarized Zone).
DMZ adalah satu-satunya tempat wisata di Korea Selatan yang mewajibkan para pengunjungnya untuk membawa paspor untuk bisa masuk. Tempat ini juga hanya bisa dijangkau oleh mereka yang menggunakan paket tur khusus, yang sudah bekerjasama dengan pengelola wisata ini.
Jangan heran, aturan di tempat wisata ini begitu ketat karena DMZ merupakan area perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara yang terbentuk sejak berakhirnya Perang Korea pada tahun 1953.
Area ini merupakan perbatasan negara paling termiliterisasi di dunia yang sengaja 'disulap' oleh Pemerintah Korea Selatan menjadi destinasi wisata pemicu adrenalin.
DMZ terbentang sepanjang 250 km dengan lebar 4 km. Di tempat yang dipenuhi tentara militer, ranjau, tank baja, senapan dan meriam ini pengunjung akan dibawa pada ketegangan maksimal.
Meski begitu, jangan khawatir dengan keamanan Anda. Karena DMZ merupakan zona damai. Area ini ditetapkan sebagai wilayah netral dari berbagai aktivitas militer berdasarkan perjanjian kedua negara, Korea Selatan dan Utara.
Ada beberapa titik yang bisa kita kunjungi di DMZ, di antaranya Imjingak Park. Imjingak Park berupa taman memorial yang berisi patung-patung dan tugu-tugu peringatan dari zaman Perang Korea. Taman ini dibuat untuk mengenang peristiwa pemisahan Korea menjadi selatan dan utara.
Adapula Bridge of Freedom yang pada masa Perang Korea digunakan sebagai jembatan tempat dilaluinya para tawanan perang dan tentara yang kembali dari Korea Utara.
Di DMZ kita juga bisa melihat Stasiun Dorasan yang merupakan stasiun kereta api terujung penghubung Korea Selatan dan Utara. Tempat lainnya yang menarik adalah Tunnel DMZ.
Tunnel DMZ merupakan terowongan-terowongan yang dulunya dibangun oleh Korea Utara untuk melakukan invasi ke Korea Sleatan. Terowongan ini dibangun sepanjang 1,6 km, dengan kedalaman sekitar 70 m di bawah tanah.
Setiap pengunjung yang hendak masuk ke terowongan ini diwajibkan 'steril' dari berbagai benda. Segala barang bawaan harus disimpan di loker yang telah disediakan. Selama di area ini pengunjung juga dilarang keras mengabadikan gambar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya